BREAKING NEWS
Senin, 13 April 2026

Gaji Dipotong Tapi Tak Disetor? FSPMI Desak Pemprov DKI Tindak Indomarco dan PT PGA atas Dugaan Pelanggaran Upah

S. Erfan Nurali - Kamis, 04 Desember 2025 13:11 WIB
Gaji Dipotong Tapi Tak Disetor? FSPMI Desak Pemprov DKI Tindak Indomarco dan PT PGA atas Dugaan Pelanggaran Upah
Ratusan massa dari FSPMI menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Ratusan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.

Mereka menuntut kepastian hukum terkait kekurangan pembayaran upah karyawan Indomarco dan PT Permata Griya Asri (PGA) yang tak kunjung diselesaikan.

Dalam aksi yang berlangsung sejak pagi, para pekerja membawa spanduk bertuliskan tuntutan keadilan upah serta mendesak pemerintah daerah bertindak tegas terhadap perusahaan yang dinilai melanggar aturan ketenagakerjaan.

Baca Juga:

Kardinal, perwakilan FSPMI, menyebut ribuan karyawan Indomarco mengalami kekurangan pembayaran upah sebesar Rp112 ribu per bulan.

Jika dihitung selama satu tahun, setiap pekerja kehilangan hak normatif sekitar Rp1,4 juta.


"Kami ingin ada kepastian hukum. Pemerintah sebagai pelaksana peraturan harus memastikan hak pekerja tidak diabaikan," ujar Kardinal di lokasi aksi.

Ia menilai perusahaan telah mengabaikan kewajiban yang seharusnya diterima buruh sesuai ketentuan upah yang berlaku.

Selain Indomarco, massa juga menyoroti kasus di PT Permata Griya Asri (PGA) yang dinilai lebih serius.

Manajemen perusahaan diduga memotong gaji pekerja untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan, namun tidak menyetorkannya.

Kasus ini sudah melalui proses hukum dan diputus inkrah hingga Mahkamah Agung, namun eksekusi putusan disebut belum berjalan optimal.

FSPMI mendesak Pemprov DKI Jakarta yang kini dipimpin Gubernur Pramono Anung untuk mengambil langkah tegas terhadap perusahaan yang membandel.

"Kami berharap Pak Gubernur membuka pintu audiensi. Jakarta Menyala jangan hanya jadi slogan kalau nasib buruh tak pernah diperhatikan," kata Kardinal menyindir.

Massa meminta pemerintah daerah mempercepat proses penegakan hukum, memastikan seluruh hak pekerja dibayarkan, serta mendorong perusahaan memenuhi putusan pengadilan.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian dan petugas keamanan internal Balai Kota.

Hingga berita ini diturunkan, Pemprov DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan buruh FSPMI.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Kamis 4 Desember 2025: Beberapa Wilayah Hujan Petir
Penuh Haru, Brisia Jodie dan Jonathan Alden Resmi Menikah
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Rabu 3 Desember 2025: Sejumlah Wilayah Hujan Petir
Kodim 0502/Jakarta Utara Hadiri Rakor Pemberdayaan Satlinmas Tahun 2025
2.511 Personel Polisi Dikerahkan untuk Amankan Reuni Akbar 212 di Monas
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, Selasa 2 Desember 2025: Sejumlah Wilayah Hujan Petir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru