Pemprov Sumut Hentikan Aktivitas Tambang Ilegal di 13 Titik, Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Izin
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
MEDAN – Sebuah video yang memperlihatkan kecelakaan lalu lintas di kawasan Medan Johor, Kota Medan, viral di media sosial.
Dalam peristiwa tersebut, seorang anggota Polri berinisial Aipda HSR diduga sengaja menabrak mobil warga karena mengira istrinya berada di dalam kendaraan tersebut bersama seorang pria.
Peristiwa itu terjadi di sekitar simpang Jalan Karya Wisata, Medan Johor, pada 28 Mei 2026.Baca Juga:
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam menabrak bagian belakang mobil Honda HR-V.
Akibat benturan tersebut, sebuah angkutan kota (angkot) yang berada di lokasi juga ikut terdampak.
Rekaman video memperlihatkan kondisi bagian depan mobil penabrak mengalami kerusakan cukup parah.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan membenarkan bahwa pengemudi mobil yang menabrak merupakan anggota Polri berinisial HSR.
"Memang benar terjadi tabrak belakang oleh personel Polri atas nama HSR tanggal 28 Mei 2026 terhadap pelapor LH di daerah Medan Johor," kata Ferry, Jumat (26/6/2026).
Ferry menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, HSR mengemudikan mobil Toyota Innova, sedangkan pelapor berinisial LH mengendarai mobil Honda HR-V.
Sebelum kejadian, HSR memperoleh informasi bahwa istrinya diduga sedang berada di dalam mobil tersebut bersama LH.
Berbekal informasi itu, HSR kemudian mencari kendaraan yang dimaksud hingga akhirnya menemukannya di kawasan Medan Johor.
Menurut Ferry, rasa cemburu diduga menjadi motif yang mendorong HSR melakukan pengejaran hingga berujung menabrak mobil korban dari arah belakang.
"Hasil pemeriksaan sementara dijelaskan bahwa terlapor HSR mendapatkan informasi bahwa pelapor LH pergi bersama istri yang bersangkutan (HSR). Jadi, terlapor dengan motif cemburu melakukan pengejaran dan menemukan kendaraan pelapor LH yang menggunakan HRV dan ditabrak dengan kendaraan terlapor dari belakang," jelas Ferry.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dugaan tersebut ternyata tidak terbukti.
"Ternyata hasil pemeriksaannya yang bersama LH bukan istri yang bersangkutan (HSR)," ujarnya.
Akibat kejadian itu, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah. Sementara terkait korban luka, Polda Sumut masih melakukan pendataan.
"Informasinya kerusakannya (mobilnya) cukup parah," kata Ferry.
Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara untuk proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap anggota Polri yang terlibat.* (d/ad)
DELI SERDANG Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di 13
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi menutup delapan lokasi Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Desa Titi Besi, Kecamatan
PEMERINTAHAN
BATU BARA Bupati Batu Bara, Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, S.E., M.AP., menghadiri k
PEMERINTAHAN
ACEH BESAR Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 Aceh di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, kembali melaksanakan kegiat
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
EKONOMI
JAKARTA Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengungkap jaringan judi online (judol) internasional yang beroperasi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Aksi unjuk rasa bertajuk Demo 2626 digelar di depan Balai Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). Dalam aksi tersebut, ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti belum terwujudnya mobil nasional di Indonesia meski negara telah merdeka selama 81 t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan salah satu hobinya adalah mempelajari sejarah. Menurut dia, banyak pelajaran penting yang d
NASIONAL
BANDUNG Kepolisian Daerah Jawa Barat mengungkap kronologi lengkap kasus penyekapan dan penganiayaan berat yang dialami perempuan berinis
HUKUM DAN KRIMINAL