BREAKING NEWS
Minggu, 04 Oktober 2026

Tabrak Lari di Tol Tebing Tinggi-Medan, PNS Asal Madina Tewas

Raman Krisna - Minggu, 04 Oktober 2026 19:43 WIB
Tabrak Lari di Tol Tebing Tinggi-Medan, PNS Asal Madina Tewas
Penampakan mobil Toyota Veloz hancur karena bertabrakan dengan truk di Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, Sumatera Utara, Minggu (4/10/2026). (foto: Dok Polres Sergai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SERDANG BEDAGAI — Seorang pegawai negeri sipil (PNS) asal Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Muhammad Nuh, 51 tahun, tewas dalam kecelakaan tabrak lari di Jalan Tol Tebing Tinggi-Medan.

Kecelakaan terjadi di Km 66/800 Jalur B, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), pada Minggu, 4 Oktober 2026, sekitar pukul 04.15 WIB.

Muhammad Nuh merupakan penumpang mobil Toyota Avanza Veloz bernomor polisi BB 1846 XR.

Baca Juga:

Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya mengatakan mobil tersebut dikemudikan Husni Kali, 39 tahun.

Di dalam kendaraan juga terdapat H Arifin Nasution, 71 tahun.

"Korban tewas yakni Muhammad Nuh (51), yang merupakan penumpang Toyota Avanza Veloz bernopol BB 1846 XR," kata Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya, pada Minggu (4/10/2026).

Menurut Bringin, Toyota Avanza Veloz tersebut melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.

Saat tiba di Km 66/800, mobil diduga menabrak bagian belakang kendaraan yang berada di depannya.

Kendaraan yang ditabrak diduga merupakan truk tronton. Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi truk tersebut langsung meninggalkan lokasi.

"Setelah terjadi benturan, pengemudi truk tronton tersebut langsung melarikan diri. Identitas dan nomor registrasi kendaraannya masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, Muhammad Nuh meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU Medistra Lubuk Pakam.

Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza, Husni Kali, mengalami luka robek pada bagian dagu.

Penumpang lainnya, H Arifin Nasution, mengalami sakit dan sesak pada bagian dada.

Keduanya kemudian mendapatkan perawatan di RSU Medistra Lubuk Pakam.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan Toyota Avanza Veloz sebagai barang bukti.

Sejumlah saksi juga diperiksa untuk membantu mengungkap kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

"Tim juga sempat berkoordinasi dengan Senkom JMKT untuk mengecek CCTV di sekitar TKP. Namun, CCTV di lokasi sedang mengalami gangguan atau kerusakan," jelasnya.

Meski rekaman CCTV belum dapat diperoleh, polisi masih melanjutkan penyelidikan dengan mencari keterangan saksi lain serta petunjuk di lapangan.

"Kami tetap melakukan upaya penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan truk tronton yang melarikan diri tersebut," katanya.

Bringin Jaya mengimbau pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalan tol, terutama pada dini hari.

Pengendara juga diminta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan. Kepada pengemudi yang terlibat kecelakaan agar tidak melarikan diri," pungkasnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi truk tronton yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut dan melarikan diri dari lokasi kejadian.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PSMS Menang Telak 4-0, Kadispora Sumut Ajak Masyarakat Terus Dukung Ayam Kinantan
Kronologi Penikaman Anggota DPRD Madina Usai Reses, Polisi Amankan Pria 60 Tahun
Usai Reses, Anggota DPRD Madina Ditikam dari Belakang
Rico Waas: Kesehatan Reproduksi Bukan Hanya Urusan Perempuan, Laki-laki Juga Harus Paham
Kedeboox Medan, Tempat Ngopi Sambil Baca Buku dengan View Kereta Api dan Lampu Kota
Pengurus Al Washliyah Medan 2026–2031 Dilantik, Rico Waas Dorong Hadirkan Program yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru