Bupati Labusel Terima Kunjungan Dirut Bank Sumut, Bahas Penguatan Sinergi dan Dukungan UMKM
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama PT Bank Sumut Heru M
PEMERINTAHAN
SUKABUMI –Sukabumi diguncang beberapa kali gempa bumi pada hari ini, Sabtu (7/9/2024), yang mengakibatkan sebuah rumah di Kampung Cibangaok RT 007/003, Desa Cilancing, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun enam penghuni rumah tersebut harus mengungsi ke rumah kerabat mereka.
Menurut informasi dari Manajer Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, penghuni rumah yang terpaksa mengungsi terdiri dari Jejeh (50 tahun), Uloh (40 tahun), Muharram (20 tahun), Palah (31 tahun), Nuraeni (33 tahun), dan Emil, seorang balita berusia dua tahun. Mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat untuk sementara waktu pasca-kejadian tersebut.
Rangkaian Gempa dan DampaknyaGempa bumi pertama terjadi pada pukul 02.02 WIB dengan magnitudo 4.8, berlokasi di 8.29 Lintang Selatan – 106.38 Bujur Timur, atau sekitar 147 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi. Gempa ini disusul dengan gempa kedua pada pukul 06.20 WIB yang memiliki magnitudo 3.6, terletak di 8.20 Lintang Selatan – 106.89 Bujur Timur, sekitar 139 kilometer tenggara Sukabumi.
Menurut Daeng Sutisna, rumah yang ambruk di Desa Cilancing mengalami kerusakan signifikan pada pukul 06.20 WIB, bersamaan dengan terjadinya gempa susulan. “Gempa susulan itu tidak terlalu besar, tetapi kemungkinan rumah tersebut sudah mengalami retakan akibat gempa pertama,” ujar Daeng. Ia juga menambahkan bahwa gempa susulan terjadi bersamaan dengan angin kencang, yang turut memperburuk kondisi rumah.
“Angin kencang yang terjadi saat gempa susulan menambah dampak kerusakan. Sampai saat ini, angin masih kencang di area tersebut,” lanjut Daeng.
Tindakan dan Langkah SelanjutnyaPasca-gempa, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi bersama aparat terkait telah melakukan pemantauan dan penanganan darurat untuk memastikan keselamatan warga dan mendata kerusakan. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, pihak berwenang tetap waspada dan terus memantau kondisi cuaca serta dampak dari gempa yang terjadi.
Gempa ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana bagi masyarakat, terutama di daerah yang rawan gempa. BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang terkait keamanan dan keselamatan. (N/014)
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama PT Bank Sumut Heru M
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan audiensi dengan Gub
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Kecamatan dan
PEMERINTAHAN
JAMBI Komunitas Orang Rimba dan masyarakat desa di Kabupaten Batang Hari, Jambi, meminta pemerintah serta para penggiat lingkungan membe
NASIONAL
JAKARTA Harapan ratusan warga terdampak bencana di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, untuk segera memiliki hunian tetap (huntap
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pembantaran atau penangguhan penahanan terhadap mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Seorang mantan anggota Polri berinisial BAR (35) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan dalam pengungkapan kasus peredara
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK) nonaktif, Muhammad Abdimaludin, menyampaikan k
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta kembali menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi sejumlah proyek di lingkungan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Wening Udasmoro, meminta pemerintah memperluas jangkauan program beasiswa agar lebih
PENDIDIKAN