BREAKING NEWS
Kamis, 25 Juni 2026

Gempa Bumi Guncang Sukabumi! Rumah Ambruk, Penghuni Mengungsi

BITVonline.com - Sabtu, 07 September 2024 07:32 WIB
Gempa Bumi Guncang Sukabumi! Rumah Ambruk, Penghuni Mengungsi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUKABUMI –Sukabumi diguncang beberapa kali gempa bumi pada hari ini, Sabtu (7/9/2024), yang mengakibatkan sebuah rumah di Kampung Cibangaok RT 007/003, Desa Cilancing, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, ambruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun enam penghuni rumah tersebut harus mengungsi ke rumah kerabat mereka.

Menurut informasi dari Manajer Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, penghuni rumah yang terpaksa mengungsi terdiri dari Jejeh (50 tahun), Uloh (40 tahun), Muharram (20 tahun), Palah (31 tahun), Nuraeni (33 tahun), dan Emil, seorang balita berusia dua tahun. Mereka memilih mengungsi ke rumah kerabat untuk sementara waktu pasca-kejadian tersebut.

Rangkaian Gempa dan Dampaknya

Gempa bumi pertama terjadi pada pukul 02.02 WIB dengan magnitudo 4.8, berlokasi di 8.29 Lintang Selatan – 106.38 Bujur Timur, atau sekitar 147 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi. Gempa ini disusul dengan gempa kedua pada pukul 06.20 WIB yang memiliki magnitudo 3.6, terletak di 8.20 Lintang Selatan – 106.89 Bujur Timur, sekitar 139 kilometer tenggara Sukabumi.

Menurut Daeng Sutisna, rumah yang ambruk di Desa Cilancing mengalami kerusakan signifikan pada pukul 06.20 WIB, bersamaan dengan terjadinya gempa susulan. “Gempa susulan itu tidak terlalu besar, tetapi kemungkinan rumah tersebut sudah mengalami retakan akibat gempa pertama,” ujar Daeng. Ia juga menambahkan bahwa gempa susulan terjadi bersamaan dengan angin kencang, yang turut memperburuk kondisi rumah.

“Angin kencang yang terjadi saat gempa susulan menambah dampak kerusakan. Sampai saat ini, angin masih kencang di area tersebut,” lanjut Daeng.

Tindakan dan Langkah Selanjutnya

Pasca-gempa, pihak BPBD Kabupaten Sukabumi bersama aparat terkait telah melakukan pemantauan dan penanganan darurat untuk memastikan keselamatan warga dan mendata kerusakan. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, pihak berwenang tetap waspada dan terus memantau kondisi cuaca serta dampak dari gempa yang terjadi.

Gempa ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana bagi masyarakat, terutama di daerah yang rawan gempa. BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang terkait keamanan dan keselamatan. (N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru