MEDAN – Harapan petani kelapa sawit di Sumatera Utara untuk menikmati kenaikan harga tandan buah segar (TBS) belum juga terwujud.
Memasuki pertengahan Mei 2025, harga TBS sawit masih bertahan di angka Rp 3.300-an per kilogram, bahkan mengalami sedikit penurunan dibanding pekan sebelumnya.
Berdasarkan data resmi dari Dinas Perkebunan (Disbun) Sumut, Rabu (14/5/2025), harga TBS periode 14–20 Mei 2025 ditetapkan sebesar Rp 3.311/kg, turun dibanding harga pekan sebelumnya yang mencapai Rp 3.376/kg.
Penurunan harga juga terjadi pada Crude Palm Oil (CPO) yang kini berada di level Rp 12.975, menurun tajam dari harga sebelumnya yaitu Rp 13.265.
Sementara harga kernel lokal juga turut melemah dari Rp 13.391 menjadi Rp 13.299.
Harga TBS Sawit Berdasarkan Usia Tanaman (14–20 Mei 2025):
Usia 3 tahun: Rp 2.560
Usia 4 tahun: Rp 2.806
Usia 5 tahun: Rp 2.980
Usia 6 tahun: Rp 3.065
Usia 7 tahun: Rp 3.090
Usia 8 tahun: Rp 3.175
Usia 9 tahun: Rp 3.233
Usia 10–20 tahun: Rp 3.311
Usia 21 tahun: Rp 3.305
Usia 22 tahun: Rp 3.363
Usia 23 tahun: Rp 3.232
Usia 24 tahun: Rp 3.128
Usia 25 tahun: Rp 3.035
Harga TBS Sawit Berdasarkan Kabupaten/Kota di Sumut:
Kab. Langkat: Rp 2.825
Kab. Deli Serdang: Rp 2.700
Kab. Serdang Bedagai: Rp 2.750
Kab. Simalungun: Rp 2.800
Kab. Batubara: Rp 2.800
Kab. Asahan: Rp 2.750
Kab. Labuhanbatu Utara: Rp 2.500
Kab. Labuhan Batu: Rp 3.125
Kab. Labuhanbatu Selatan: Rp 3.205
Kab. Padanglawas Utara: Rp 2.940
Kab. Padanglawas: Rp 3.150
Kab. Tapanuli Selatan: Rp 2.850
Kab. Tapanuli Tengah: Rp 2.760
Kab. Mandailingnatal: Rp 3.130
Kab. Pakpak Bharat: Rp 2.750
Meski permintaan tetap tinggi, fluktuasi harga global dan pengaruh pasar ekspor turut memengaruhi stabilitas harga sawit di daerah.
Para petani berharap pemerintah dan pelaku industri dapat segera mengambil langkah agar harga bisa lebih stabil dan menguntungkan bagi produsen lokal.*
(d/a008)
Editor
: Adelia Syafitri
Harga Sawit di Sumut Masih Lesu, TBS Bertahan di Rp 3.300-an per Kg