Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA — Pemerintah Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan kesiapan untuk mengekspor beras, seiring proyeksi cadangan beras pemerintah (CBP) yang diperkirakan mencapai 3,8 juta ton hingga akhir Mei 2025.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan bahwa ekspor dapat dilakukan apabila stok pangan dalam negeri dinilai cukup dan produksi beras stabil.
"Nanti pada saat produksinya sudah sangat stabil, kemudian cadangan pangan pemerintah cukup, relatif lebih aman, harusnya kita juga bisa melakukan ekspor pada saat CBP tinggi dan produksi bisa dipastikan baik," ujar Arief, Jumat (23/5/2025).
Rencana ekspor beras ke Malaysia menjadi langkah konkret pemerintah dalam membuka pasar luar negeri.
Sebanyak 2.000 ton beras konsumsi direncanakan akan dikirim ke negeri jiran tersebut setiap bulan, dengan proses ekspor yang tengah dimatangkan.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberi restu atas langkah ekspor ini.
"Presiden sudah memberi perintah. Manakala diperlukan, maka kita siap," katanya saat meninjau penggilingan padi di Karawang, Jawa Barat.
Menurut Sudaryono, skema ekspor juga dirancang agar tidak mengganggu kebutuhan dalam negeri.
Jika terjadi surplus, sebagian stok dapat dialokasikan untuk kepentingan kemanusiaan dan dukungan bagi negara-negara tetangga yang mengalami krisis pangan.
"Kalau negara tetangga kurang, kita bantu. Tapi tentu dengan perhitungan matang dari cadangan pangan kita sendiri," imbuhnya.
Ekspor beras bukanlah hal baru bagi Indonesia. Arief menyebut bahwa sebelumnya PT Food Station Tjipinang Jaya pernah mengekspor 19 ton beras premium FS Yasamin ke Arab Saudi pada 2022.
Sementara pada 2021, PT Sang Hyang Seri (SHS) juga melakukan ekspor beras premium ke negara yang sama.
Pemerintah terus memastikan bahwa setiap kebijakan ekspor tidak mengorbankan ketahanan pangan nasional.
Proses evaluasi dan perhitungan dilakukan secara berkala, termasuk penghitungan potensi alokasi beras untuk misi kemanusiaan ke luar negeri.*
(km/a008)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN