58.873 Jemaah Umrah Indonesia Tertahan, Pemerintah Maksimalkan Bantuan di Arab Saudi
JAKARTA Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) menyiagakan tim darurat untuk menindaklanjuti kondisi puluhan ribu jema
INTERNASIONAL
MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan komitmennya mendukung penuh program percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat.
Langkah ini dinilai krusial dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang tangguh dan berkelanjutan.
Wakil Gubernur Sumut, Surya, menegaskan dukungan tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Percepatan Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah secara virtual bersama Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Jumat (20/6/2025).
"Kita (Pemprov Sumut) tentu sangat mendukung upaya percepatan optimalisasi lahan dan cetak sawah, guna mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional," ujar Surya dari ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sumut, Medan.
Rakor tersebut merupakan forum evaluasi dan perbaikan pelaksanaan program strategis pertanian, yang melibatkan lintas sektor baik dari pemerintah pusat, daerah, hingga instansi teknis lainnya.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, hingga tahun 2025 tercatat kegiatan konstruksi prasarana irigasi telah dilakukan di lahan rawa seluas 11.509 hektare dari total target 33.945 hektare.
Sisanya, yakni 22.436 hektare, masih dalam proses pelaksanaan.
Tak hanya itu, Pemprov juga melaksanakan Survei Investigasi dan Desain (SID) untuk lahan non-rawa di 18 kabupaten/kota dengan luas mencapai 15.811 hektare.
Sementara itu, usulan cetak sawah dari enam kabupaten dengan total luas 6.000 hektare masih menunggu pemenuhan persyaratan teknis.
"Masih terdapat lahan yang beririsan dengan kawasan hutan dan HGU. Maka saat ini kita menunggu usulan CP/CL terbaru dari daerah," ujar Surya.
Dalam arahannya, Wamentan Sudaryono menekankan pentingnya percepatan penyelesaian administrasi lahan pertanian, termasuk pengolahan pasca-optimalisasi.
Ia juga meminta kepala daerah untuk segera menerbitkan SK KPA serta mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan teknis di lapangan.
"Percepatan penyelesaian SID untuk kontrak konstruksi tidak harus menunggu seluruhnya selesai. Laksanakan secara parsial sesuai SID yang telah rampung," tegas Sudaryono.
Langkah percepatan ini diyakini akan memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan global yang semakin kompleks, termasuk dampak geopolitik dan krisis iklim yang mempengaruhi stabilitas pangan dunia.*
(vv/a008)
JAKARTA Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) menyiagakan tim darurat untuk menindaklanjuti kondisi puluhan ribu jema
INTERNASIONAL
NEW YORK Wali Kota New York, Zohran Mamdani, mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerang Iran. Mamdani meni
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamat sosial, ekonomi, dan keagamaan, Anwar Abbas, menyoroti serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran, termas
POLITIK
TEHERAN Wakil Presiden Pertama Iran, MohammadReza Aref, mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Sekolah Dasa
INTERNASIONAL
MEDAN PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional 2 Medan menggelar BSI Fest Ramadhan 2026 dengan berbagai promo menarik bagi
EKONOMI
DENPASAR Menjelang dua momentum besar keagamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 H, Polda Bali menggelar Apel Gelar
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, bersama Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budy
PARIWISATA
DENPASAR Satgas Saber Pangan Polda Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar dan pusat distribusi guna memastikan stabi
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) untuk hari ini, Minggu (1/3/2026), tercatat stabil di angka Rp3,085 j
EKONOMI
BANDA ACEH Masjid Raya Baiturrahman, salah satu ikon wisata religi di Banda Aceh, kembali menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun dar
PARIWISATA