BREAKING NEWS
Senin, 01 September 2025

Inovasi Urban Farming: Budidaya Kacang Tanah dalam Goni, Solusi Pertanian di Lahan Terbatas

Abyadi Siregar - Rabu, 27 Agustus 2025 13:49 WIB
Inovasi Urban Farming: Budidaya Kacang Tanah dalam Goni, Solusi Pertanian di Lahan Terbatas
Ilustrasi Kacang Tanah. (foto: Laman Desa Lagading)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN (BITV) – Budidaya kacang tanah di dalam goni menjadi metode pertanian alternatif yang mulai dilirik oleh masyarakat, khususnya di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan.

Meski belum umum dilakukan, cara ini terbukti mampu menghasilkan buah yang lebat dan memuaskan.

Metode tanam dalam goni atau karung ini memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bercocok tanam di halaman sempit, balkon, maupun teras rumah.

Baca Juga:

Dengan teknik yang tepat, kacang tanah tetap bisa tumbuh subur dan dipanen dalam waktu sekitar tiga bulan.

Dilansir dari kanal YouTube Ny Sokhom, berikut langkah-langkah praktis dalam membudidayakan kacang tanah di media tanam alternatif:

Baca Juga:

1. Pemilihan Bibit

Pilihlah bibit kacang tanah yang sehat, utuh, dan berukuran besar.

Jika menggunakan kacang berserabut, pilih yang memiliki tiga biji dalam satu kulit.

Cuci bersih, tiriskan, dan bungkus dengan tisu semalaman sebelum ditanam.

2. Persiapan Media Tanam

Siapkan goni atau pot sesuai kebutuhan, isi dengan tanah humus yang kaya unsur hara.

Untuk hasil optimal, gunakan campuran tanah dan pupuk kandang.

3. Penanaman Benih

Buat dua lubang tanam di setiap pot atau goni, masing-masing untuk satu benih.

Setelah ditanam, siram dengan air bersih hingga media lembap merata.

4. Perawatan Rutin

Dalam waktu sekitar delapan hari, benih akan mulai bertunas.

Tambahkan tanah di bagian atas jika tanaman mulai tumbuh, dan jaga kebersihan media dari gulma.

5. Pemangkasan dan Panen

Memasuki usia 2,5 bulan, daun mulai menunjukkan bintik hitam, pertanda energi tanaman terfokus pada pembentukan umbi.

Pada tahap ini, dedaunan dapat dipangkas untuk memperkuat pertumbuhan kacang. Setelah itu, batang dapat ditarik untuk memanen hasilnya.

Menariknya, metode ini tidak mengharuskan penggunaan pupuk kimia.

Asal media tanam memiliki kandungan organik tinggi dan kebutuhan air terpenuhi secara konsisten, tanaman dapat tumbuh subur tanpa tambahan pupuk buatan.

Selain menjadi solusi urban farming yang ramah lingkungan, metode ini juga dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan lahan terbatas secara produktif.*

(sp/a008)

Editor
: Paul Antonio Hutapea
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Lahan Sempit Bukan Halangan, Begini Cara Mudah Menanam Sawi di Polybag
Jangan Dibuang! Ini 5 Jenis Sayuran Dapur yang Bisa Hidup Lagi di Air
Bulog Sumut Dapat Tambahan 20 Ribu Ton Beras dari Aceh, Stok Dipastikan Aman Hingga Agustus
Warga Kampung Susun Bayam Dapat Kesempatan Kerja dan Berkebun di JIS, Sewa Hunian Dipotong dari Gaji
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru