JAKARTA – Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan bahwa Ketua Majelis Tinggi partainya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tidak terlibat dalam isu pemalsuan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo.
Herzaky menyayangkan tuduhan tersebut muncul di tengah penanganan bencana di Sumatera yang belum selesai.
"Belakangan juga muncul misinformasi terhadap Pak SBY. Mulai dari rumor terkait kondisi kesehatan beliau, hingga beliau dituduh terlibat dalam isu pemalsuan ijazah Pak Jokowi. Isu-isu tersebut tidak benar," kata Herzaky dalam keterangan persnya, Kamis (1/1).
Herzaky menekankan, dalam situasi darurat pascabencana, seharusnya energi, waktu, dan sumber daya semua pihak difokuskan untuk membantu korban.
"Sangat disayangkan, perhatian kita hari-hari ini malah dialihkan ke isu-isu politik yang tidak berdasar," ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi. Herzaky menegaskan pentingnya tidak terprovokasi dan mengutamakan kepedulian terhadap kemanusiaan.
"Mari kita bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama mengutamakan kemanusiaan. Saat ini, yang paling membutuhkan perhatian adalah para korban. Mari kita fokus pada mereka," tambah Herzaky.*
(kp/ad)
Editor
: Raman Krisna
Demokrat Bantah SBY Terlibat Isu Ijazah Jokowi, Ajak Publik Tetap Fokus Penanganan Bencana Sumatera