Negosiasi Iran-AS Nyaris Deal, Gagal Usai Ancaman Trump Blokade Selat Hormuz
JAKARTA Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa negosiasi tingkat tinggi antara Iran dan Amerika Serikat berlangsu
INTERNASIONAL
TAPANULI SELATAN – Polemik aktivitas pertambangan di Tapanuli kembali memanas. Sekretaris Jenderal Parsadaan Marga Pulungan, Muhammad Erwin Pulungan, menyoroti kejelasan operasional PT Agincourt Resources (PT AR) di wilayah adat mereka.
Erwin menyebut, meski kabar yang beredar menyatakan izin sejumlah perusahaan tambang, termasuk PT AR, telah dicabut, kenyataan di lapangan justru menunjukkan aktivitas tambang masih berlangsung sejak 20 Januari 2026.
"Kalau izin sudah dicabut, kenapa aktivitas masih berjalan?" ujar Erwin, Selasa (24/2/2026).Baca Juga:
Sorotan Dampak Lingkungan
Selain legalitas, Erwin menekankan pentingnya pengawasan dampak lingkungan. Ia mengingatkan bencana banjir bandang yang terjadi pada 25 November 2025 sebagai contoh risiko yang mungkin timbul akibat eksploitasi tambang di kawasan geografis sensitif seperti Batang Toru.
"Pengawasan ketat dan evaluasi menyeluruh sangat penting untuk mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas," tambahnya.
Klaim Tanah Ulayat 3.000 Hektar
Selain izin, persoalan tanah ulayat menjadi sorotan utama. Erwin menegaskan masyarakat adat, khususnya Marga Pulungan, masih menuntut penyelesaian atas lahan seluas sekitar 3.000 hektar yang berada di wilayah adat mereka.
Wilayah ini berbatasan dengan Luat Marancar Siregar dan bagian dari eks Kuria Batang Toru, yang memiliki nilai kultural dan genealogis tinggi.
Persoalan ini bukan sekadar administratif, tetapi terkait hak adat dan warisan sejarah marga yang telah turun-temurun.
Erwin mendesak pemerintah pusat dan daerah bersikap terbuka mengenai status izin PT AR dan proses penyelesaian konflik lahan.
"Transparansi menjadi kunci untuk meredam potensi ketegangan sosial. Tanpa kejelasan, isu ini bisa memicu keresahan di masyarakat adat dan warga sekitar," tegasnya.
Polemik ini kembali menyoroti perlunya pengawasan ketat terhadap pertambangan di Tapanuli, yang tidak hanya mempertimbangkan kepentingan ekonomi tetapi juga hak adat dan kelestarian lingkungan.*
(dh)
JAKARTA Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa negosiasi tingkat tinggi antara Iran dan Amerika Serikat berlangsu
INTERNASIONAL
OlehHabiburokhmanPERNYATAAN Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indrawijaya bahwa ada fenomena inflasi pengamat ada benarnya. Banyak se
OPINI
SINGAPURA Harga minyak mentah dunia melonjak tajam pada perdagangan Asia, Senin (13/4/2026), seiring meningkatnya ketegangan geopolitik
EKONOMI
JAKARTA Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memulai blokade di Selat Hormuz setelah negosiasi den
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, pada Minggu malam (12/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam ra
NASIONAL
MEDAN Kebakaran hebat melanda sebuah gudang angkutan ekspedisi di Jalan Jati, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Minggu (13/4/2026) si
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Staf Ahli TPPKK Aceh, Mukarramah Fadhlullah, mengajak kader PKK untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah seba
PEMERINTAHAN
KABAR IMIPAS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan komitmen penguatan pengawasan terhadap potensi peredaran n
NASIONAL
MANDAILING NATAL Maraknya peredaran narkotika di wilayah Mandailing Natal dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
HUKUM DAN KRIMINAL
SUKABUMI Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Setukpa Lemdiklat Polri Angkatan 55 Tahun Anggaran 2026 menggelar kegiatan bakti sosial (b
NASIONAL