AS-Israel Serang Iran, DPR Khawatir Konflik Bisa Meledak Jadi Perang Regional
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sebagai aksi yang sangat serius dan be
POLITIK
JAKARTA – Rencana debat terbuka antara Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai dan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar menuai tanggapan dari pengamat politik Rocky Gerung.
Menurut Rocky, format debat yang diusulkan berisiko menonjolkan sensasi ketimbang substansi.
"Ini debat yang paling absurd. Kalau Uceng debat sama Menteri Pertahanan, itu masuk akal. Kalau Pigai debat sama Menteri Dalam Negeri, itu masuk akal. Ini dua orang yang betul-betul datang dari bus kota yang sama, bus HAM yang sama. Itu mau debat," ujar Rocky melalui kanal YouTube pribadinya, Sabtu (28/2/2026).Baca Juga:
Rocky menilai baik Pigai maupun Uceng sama-sama memahami isu HAM secara mendalam.
Zainal disebut menguasai aspek substansi hingga filosofi HAM, sementara Pigai terlibat langsung dalam perumusan regulasi yang berkaitan dengan penghormatan hak asasi.
Namun, ia mengingatkan debat televisi dapat menimbulkan persepsi keliru bahwa hak asasi manusia ditentukan oleh siapa yang "menang" dalam adu argumen.
"HAM itu sudah final. Dia sifatnya universal. Dia datang dari nature manusia untuk saling merawat kemerdekaan," tegas Rocky.
Ia juga memperingatkan kemungkinan pihak ketiga memanfaatkan kegaduhan publik dari debat tersebut.
Sementara itu, tantangan debat muncul setelah pertukaran pernyataan Pigai dan Uceng di media sosial X.
Uceng menyatakan kesediaannya untuk belajar memahami HAM dari Pigai dan mendiskusikan kasus-kasus kontroversial di Indonesia.
Pigai pun menyetujui debat secara siaran langsung di televisi nasional dan meminta Uceng menyiapkan forum tersebut.
Uceng sendiri menyebut tidak memiliki kewenangan untuk mengatur stasiun televisi nasional dan menyerahkan inisiatif pada Pigai untuk menghubungi pihak TV.
Dengan pengalaman riset di Pusat Studi HAM Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan latar belakang S2 Hukum HAM di Amerika Serikat, Uceng menegaskan kesiapannya untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman HAM.
Perdebatan ini menarik perhatian publik karena berpotensi menguji kedalaman pemahaman HAM kedua tokoh sekaligus mempertanyakan format debat ilmiah versus hiburan televisi.*
(tm/ad)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran sebagai aksi yang sangat serius dan be
POLITIK
JAKARTA Gelombang pertama serangan balasan Iran menghantam Israel dan sejumlah negara Arab pada Sabtu (28/2/2026), beberapa jam setelah
INTERNASIONAL
BINJAI Personil Polres Binjai bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan sosial berbagi takjil bagi masyarakat yang melintas di depan Map
NASIONAL
TEL AVIV Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak. Iran melancarkan serangan balasan ke Israel menggunakan rudal dan drone, menyusul
INTERNASIONAL
DENPASAR Kota Denpasar, ibu kota Provinsi Bali, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke238 pada Jumat (27/2/2026) dengan penuh semangat keb
NASIONAL
JAKARTA Ramadhan membawa kejutan untuk pengguna dompet digital DANA. Pada Sabtu, 28 Februari 2026, pengguna berkesempatan mendapatkan sa
EKONOMI
BINJAI Dalam momentum 9 Ramadhan 1447 H, PKN (Partai Kebangkitan Nasional) Binjai Utara menggelar acara buka puasa bersama sekaligus san
NASIONAL
JAKARTA Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Teh
INTERNASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi mengajukan banding atas vonis kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pert
HUKUM DAN KRIMINAL
WASHINGTON Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan tidak ada pihak yang boleh menantang kekuatan militer AS menyusul operasi
INTERNASIONAL