
Prabowo Tegaskan: Merusak Fasilitas Umum Sama dengan Menghamburkan Uang Rakyat!
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
NasionalMEDAN -Fenomena solstis musim panas atau titik balik matahari Juni terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025 pukul 09.42 WIB, menandai hari terpanjang dalam setahun bagi wilayah di Belahan Bumi Utara.
Peristiwa ini disebabkan oleh kemiringan maksimum sumbu Bumi terhadap matahari, sehingga kutub utara menghadap langsung ke arah matahari.
Menurut NASA, solstis musim panas terjadi saat matahari mencapai titik tertinggi di langit, memberikan durasi siang hari terpanjang dan malam terpendek dalam setahun. Fenomena ini hanya berlangsung sesaat, namun efeknya terasa sepanjang hari.
"Solstis Juni menandai momen yang tepat di orbit Bumi—rambu astronomi yang konsisten—telah diamati manusia selama ribuan tahun," tulis NASA
Bangunan bersejarah seperti Stonehenge di Inggris dan Chichén Itzá di Meksiko bahkan dirancang selaras dengan momen solstis, menunjukkan pentingnya fenomena ini dalam budaya kuno.
Apa Itu Solstis?
Solstis berasal dari bahasa Latin, "sol" yang berarti matahari dan "sistere" yang berarti berhenti. Pada saat solstis, sudut antara matahari dan ekuator Bumi mencapai titik maksimum.
Ada dua solstis tiap tahun:
Solstis musim panas (sekitar 20–22 Juni) di Belahan Bumi Utara.
Solstis musim dingin (sekitar 21–22 Desember) di Belahan Bumi Utara.
Pada 21 Juni, daerah di khatulistiwa seperti Indonesia akan menerima paparan matahari sekitar 12 jam, sementara wilayah lintang tinggi seperti Skandinavia dan Lingkaran Arktik bisa mengalami hingga 24 jam sinar matahari.
Perayaan dan Lokasi
Ribuan orang diperkirakan akan merayakan solstis musim panas di berbagai lokasi, seperti:
Stonehenge, Inggris
Festival Midsummer di Swedia, Norwegia, Denmark, dan Finlandia
Selain menjadi ajang perayaan budaya, solstis juga merupakan penanda penting bagi pertanian, kalender, dan navigasi zaman dahulu.
Mengapa Tanggalnya Berubah Tiap Tahun?
Meski biasanya terjadi antara 20–22 Juni, tanggal solstis bisa berubah tiap tahun. Ini karena satu tahun astronomi tidak tepat 365 hari, melainkan 365,242199 hari. Faktor ini menyebabkan ketidaksesuaian dengan kalender Masehi, dan itulah alasan adanya tahun kabisat setiap empat tahun.
Fenomena solstis musim panas 2025 menjadi momen penting bagi pengamat langit dan budaya. Selain menjadi hari dengan sinar matahari terpanjang, peristiwa ini juga mengingatkan kita akan keterkaitan antara pergerakan Bumi dan peradaban manusia selama ribuan tahun.*
(lp/j006)
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan perintah tegas kepada aparat kepolisian dan TNI untuk mengambil tindakan keras terhadap se
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian langkah tegas pasca aksi demonstrasi besarbesaran dan insiden tragis yang me
NasionalDenpasar Suasana kemerdekaan masih terasa semarak di berbagai penjuru negeri. Di Denpasar, semangat itu turut disalurkan oleh salah satu
NasionalJAKARTA Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, r
PolitikACEH BESAR Pemerintah Gampong Lampanah Dayah, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, menggelar kegiatan Penyuluhan Internet Sehat bertempat di r
BeritaMEDAN Rektor Universitas Al Azhar Medan, Dr. Ir. Mawardi, ST., MT, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekeras
NasionalMEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar ibadah oikumene sebagai bentuk doa bersama demi kedamaian dan keamanan bangsa I
AgamaJAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi yang melanda berbagai daerah di Indonesia, sejumlah menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subiant
NasionalJAKARTA Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Uya Kuya, artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi PAN, tengah berada di
Nasional