BREAKING NEWS
Rabu, 01 April 2026

Danantara Disiapkan Jadi Sumber Pendanaan Baru untuk Riset Nasional

Adam - Rabu, 12 November 2025 09:17 WIB
Danantara Disiapkan Jadi Sumber Pendanaan Baru untuk Riset Nasional
lembaga Danantara Indonesia (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menyebut lembaga Danantara akan berperan penting sebagai salah satu sumber pendanaan riset di Indonesia.

Ia menilai kolaborasi antara BRIN, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), serta Danantara menjadi kunci penguatan ekosistem inovasi nasional.

"Kita akan segera koordinasi untuk membangun pola sinergi antara BRIN, Kemendikbudristek, dan Danantara. Tiga institusi ini harus benar-benar kuat, karena Danantara adalah salah satu engine of development di Indonesia," ujar Arif dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (12 November 2025).

Baca Juga:

Arif menjelaskan, Danantara diproyeksikan menjadi lembaga pendanaan yang mampu memperkuat kapasitas riset dan inovasi di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian negara. Selain dari Danantara, sumber dana riset juga akan tetap mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta dana hibah internasional."Tentu sumber penelitian berasal dari berbagai pihak, ada APBN, Danantara, dan juga dana internasional yang potensinya sangat besar untuk kita gali," kata Arif.

Dalam arah kebijakan riset nasional, Presiden Prabowo Subianto disebut telah memberikan arahan agar BRIN memfokuskan penelitian pada isu pangan, energi, dan air. Ketiga sektor itu dinilai strategis untuk mendukung ketahanan dan pembangunan ekonomi nasional.

"Kami diminta mengawal pembangunan yang menekankan pada masalah pangan, energi, dan air. Tiga hal itu menjadi kebijakan prioritas Presiden," ujar Arif.Selain fokus di sektor strategis tersebut, BRIN juga akan memperkuat riset di bidang lingkungan dan kesehatan, dua bidang yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Modal riset yang dimiliki BRIN sudah sangat besar. Tantangan kita sekarang adalah bagaimana memperkuat dan mengkapitalisasi potensi itu agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas," kata Arif menambahkan.Arif Satria baru saja dilantik sebagai Kepala BRIN pada Senin (10 November 2025), menggantikan Laksana Tri Handoko.

Ia menegaskan lembaganya akan berorientasi pada riset yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat konkret bagi pembangunan nasional.*

(cb/dh)

Baca Juga:

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BRIN Pasang Alat Deteksi Radiasi di Kawasan Industri Cikande, Lindungi Ekspor Udang dan Masyarakat
Hamish Daud Selingkuh? Kuasa Hukum Raisa: Itu Tidak benar
Danantara Optimis Proyek Waste to Energy Diminati Emiten BEI
Temuan BRIN: Ekstrak Tangkai dan Daun Begonia Bisa Bunuh Bakteri Mulut Berbahaya
Langit Jakarta Tak Lagi Bersih, Mikroplastik Terdeteksi — Apakah Ini Awal Masalah Lingkungan Skala Nasional?
Utang Whoosh Bikin Heboh, CEO Danantara Singgung Xi Jinping
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru