Pangdam Iskandar Muda Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya dan Semangat Kemerdekaan dalam Pawai Budaya HUT ke-80 RI di Banda Aceh (foto: t.jamaluddin/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BANDA ACEH - Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan Kota Banda Aceh untuk menyaksikan Pawai Budaya HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang digelar meriah dan sarat makna.
Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Pendopo Gubernur Aceh dan dihadiri langsung oleh Kasdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Ayi Supriatna, S.I.P., M.M., mewakili Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han).
Acara ini menjadi salah satu agenda puncak dalam rangkaian peringatan HUT RI di Aceh. Pawai dimulai dari Stadion Harapan Bangsa, melintasi jalan utama kota dan berakhir di Taman Sari. Antusiasme tinggi masyarakat Banda Aceh terlihat dari banyaknya warga yang menyambut iring-iringan peserta, menambah semarak sekaligus memperkuat rasa kebangsaan.
Pawai budaya diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar SD hingga mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas seni budaya, dan perwakilan masyarakat adat. Peserta tampil dalam busana adat Nusantara, dipadukan dengan tema perjuangan dan kemerdekaan. Iringan musik tradisional, tarian daerah, hingga atraksi budaya membuat suasana begitu meriah.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Ayi Supriatna menekankan bahwa perayaan ini tidak sekadar seremoni, melainkan sarana memperkuat nasionalisme, kecintaan terhadap kebudayaan, dan persatuan bangsa.
"Pawai budaya seperti ini mengajarkan kita bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa. Kita harus terus menjaga persatuan, mengisi kemerdekaan dengan karya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia," ujarnya.
Pangdam IM: Budaya adalah Identitas dan Kekuatan Bangsa
Sementara itu, Pangdam IM Mayjen TNI Niko Fahrizal dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat Aceh dalam menjaga semangat kemerdekaan melalui pawai budaya.
"Perbedaan adat, budaya, dan latar belakang bukan untuk memisahkan, tetapi untuk mempersatukan. Inilah makna sejati dari Bhinneka Tunggal Ika," tutur Pangdam.
Beliau juga menegaskan bahwa melestarikan budaya dan menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan TNI akan terus bersinergi mendukung kegiatan positif yang memperkuat jati diri bangsa.