BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Siapa Sosok Perempuan Pejuang Hak Buruh Ini?

Adelia Syafitri - Sabtu, 16 Mei 2026 16:27 WIB
Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Siapa Sosok Perempuan Pejuang Hak Buruh Ini?
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu pagi, 16 Mei 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NGANJUK — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu pagi, 16 Mei 2026.

Peresmian ditandai dengan pembacaan pernyataan resmi dan penandatanganan prasasti sebagai simbol dibukanya museum yang didedikasikan untuk mengenang perjuangan Marsinah, buruh perempuan yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Museum tersebut dibangun sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak buruh di Indonesia.

Baca Juga:

Setahun sebelumnya, Prabowo menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah dalam upacara resmi di Istana Negara pada 2025.

Penghargaan itu diserahkan langsung kepada ahli waris setelah nama Marsinah diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Marsinah dikenal sebagai buruh pabrik arloji di PT Catur Putra Surya yang berlokasi di Porong, Sidoarjo.

Lahir pada 10 April 1969, ia merupakan anak kedua dari pasangan Astin dan Sumini.

Sejak usia muda, Marsinah telah bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Ia pernah bekerja di pabrik plastik di kawasan Rungkut, Surabaya, hingga berjualan nasi bungkus dengan harga Rp150.

Marsinah dikenal sebagai sosok yang kritis dan vokal dalam memperjuangkan hak pekerja, terutama terkait upah layak dan perlindungan tenaga kerja.

Konflik yang berujung pada kematiannya bermula pada 3 hingga 4 Mei 1993 ketika para buruh PT Catur Putra Surya melakukan aksi mogok kerja untuk menuntut pemenuhan hak mereka.

Dari 12 tuntutan yang diajukan, sebanyak 11 tuntutan dikabulkan, kecuali permintaan pembubaran Unit Kerja SPSI.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo: Kenapa Saya Dekat dengan Petani? Karena Saya Komandan Pasukan Tempur
Prabowo Puji Kinerja Kapolri: Kalau Tak Beres Ya Copot, Sederhana
Tanpa Dana Pemerintah, Dari Mana Sumber Dana Pembangunan Museum Marsinah Senilai Rp3,8 Miliar?
Prabowo: Aparat Harus Mati untuk Rakyat, Bukan Menindas
Sukseskan Program MBG, Kapolri Klaim Polri Sudah Miliki 1.376 SPPG
Rupiah Tembus Rp17.500, Prabowo Lontarkan Candaan soal “Senyum Purbaya”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru