BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Rico Waas Tinjau Replika Rumah Adat Batak yang Terbakar, Pemko Medan Segera Lakukan Perbaikan

Abyadi Siregar - Jumat, 26 Juni 2026 22:43 WIB
Rico Waas Tinjau Replika Rumah Adat Batak yang Terbakar, Pemko Medan Segera Lakukan Perbaikan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau lokasi kebakaran replika Rumah Adat Batak di kawasan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Kel. Teladan Barat, Kec. Medan Kota, Jumat (26/6). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung lokasi kebakaran replika Rumah Adat Batak di kawasan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Jumat (26/6).

Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar bangunan, terutama pada bagian atap yang terbuat dari ijuk pohon aren.

Material atap yang sudah kering membuat api dengan cepat merambat hingga melalap sebagian besar konstruksi kayu bangunan.

Baca Juga:

Dalam peninjauan itu, Rico Waas didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan John Ester Lase serta Camat Medan Kota Andy Syahputra.

Rico Waas mengatakan dirinya sengaja datang untuk melihat secara langsung kondisi replika Rumah Adat Batak yang selama ini menjadi salah satu simbol kebudayaan di Kota Medan.

"Beberapa waktu lalu terjadi kebakaran di kawasan Monumen Raja Sisingamangaraja yang berada di depan Stadion Teladan. Di lokasi ini terdapat patung Raja Sisingamangaraja dan replika Rumah Adat Batak yang sudah cukup lama berdiri. Hari ini saya turun langsung untuk melihat kondisinya," ujar Rico Waas.

Berdasarkan data yang diterima Pemerintah Kota Medan, bangunan tersebut merupakan aset milik pemerintah daerah.

Karena itu, Rico memastikan proses perbaikan akan segera dilakukan agar bangunan dapat kembali dimanfaatkan.

"Dari data yang kami terima, bangunan ini merupakan bagian dari aset Pemerintah Kota Medan. Kami akan segera melakukan perbaikan agar kembali layak. Ini merupakan bagian dari simbol kebudayaan Kota Medan yang harus kita jaga, lestarikan, dan kita buat menjadi lebih baik lagi," katanya.

Menurut Rico Waas, replika Rumah Adat Batak bersama Monumen Raja Sisingamangaraja memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat Kota Medan.

Oleh sebab itu, pemerintah berkomitmen untuk memulihkan kondisi bangunan agar kawasan tersebut tetap menjadi salah satu ikon budaya di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Ia menegaskan, pelestarian aset budaya menjadi bagian dari upaya menjaga identitas daerah sekaligus memberikan ruang edukasi bagi masyarakat mengenai sejarah dan warisan budaya yang dimiliki Kota Medan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Resmi Buka Turnamen Sepak Bola HUT Bhayangkara ke-80, 16 Tim Siap Berlaga
Satgas PRR Minta Sinkronisasi Pemulihan Pascabencana, Tito Karnavian: Jangan Ada yang Ditinggalkan
RE Nainggolan Apresiasi Respons Cepat Bobby Nasution Bantu Kepulangan Kontingen Pesparawi Sumut: Bentuk Kepedulian yang Luar Biasa
Prabowo: Gaduh, Bakar-bakar, dan Anarki Tak Akan Membawa Bangsa Menuju Kesejahteraan
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode Mencuat, Ini Respons Istana
Aksi #IndonesiaSekarat di Surabaya Berujung Ricuh, Ini 11 Tuntutan yang Disuarakan Massa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru