BREAKING NEWS
Senin, 01 September 2025

Tapir Sumatra, Satu-satunya Punya Warna Hitam Putih di Dunia: Keunikan dan Ancaman Terhadap Spesies Ikonik

BITVonline.com - Minggu, 02 Juni 2024 04:54 WIB
Tapir Sumatra, Satu-satunya Punya Warna Hitam Putih di Dunia: Keunikan dan Ancaman Terhadap Spesies Ikonik
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUMUT -Tapir Sumatra, dengan kombinasi warna hitam dan putih yang ikonik, telah menjadi salah satu satwa yang paling dikenal dan terancam punah di Indonesia. Populasinya diperkirakan hanya berjumlah kurang dari 400 hingga 500 individu menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) pada tahun 2016. Habitat alaminya terbatas hanya di pulau Sumatra, menjadikannya sebagai satu-satunya spesies tapir yang ditemukan di Indonesia.

Kombinasi warna hitam dan putih pada tubuh tapir Sumatra membuatnya unik dan istimewa. Tapir Sumatra masuk dalam kategori 45 binatang dengan pola warna semacam ini, yang juga termasuk panda, zebra, orca, dan lainnya. Namun, tapir Sumatra merupakan satu-satunya spesies tapir yang memiliki pola warna hitam dan putih. Dalam keluarga tapir, terdapat lima spesies lainnya, seperti tapir Brazil, tapir gunung, dan tapir Asia.

Meskipun warna hitam dan putihnya membuat tapir Sumatra terlihat mencolok di daerah terbuka, namun di habitatnya yang berupa hutan lebat dan berawa, kehadirannya sulit untuk ditandai. Para penjelajah hutan menggambarkan pertemuannya dengan tapir sebagai pengamatan terhadap batu abu-abu terang di lantai hutan yang tiba-tiba menjadi hidup dan lari. Dengan kemampuannya yang aktif pada malam hari dan mengandalkan indera penciuman dan pendengaran, tapir Sumatra cenderung menghindari paparan cahaya pada siang hari.

Baca Juga:

Namun, tapir Sumatra kini menghadapi berbagai ancaman yang mengancam kelangsungannya. Degradasi habitat, perburuan ilegal, dan konflik dengan manusia menjadi beberapa faktor utama yang mengancam tapir Sumatra. Meningkatnya interaksi antara tapir dengan manusia, terutama dalam pencarian makanan di area yang dihuni manusia, juga meningkatkan risiko konflik.

Dalam upaya melestarikan tapir Sumatra, penelitian dan konservasi habitat menjadi kunci utama. Perlindungan terhadap habitat alami tapir, pengelolaan hutan yang berkelanjutan, dan upaya pencegahan konflik dengan manusia menjadi langkah-langkah yang penting dalam menjaga kelangsungan hidup spesies ini.

Baca Juga:

Dengan upaya yang berkelanjutan dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi konservasi, diharapkan tapir Sumatra dapat terus bertahan dan tidak menjadi satu-satunya spesies tapir dengan warna hitam putih di dunia yang menghadapi kepunahan.

(N/014)

0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Tegaskan: Merusak Fasilitas Umum Sama dengan Menghamburkan Uang Rakyat!
Prabowo: Demonstrasi Ricuh Mulai Tunjukkan Gejala Makar dan Terorisme
Prabowo Perintahkan Proses Hukum Transparan untuk Kasus Affan Kurniawan, Tunjangan DPR Dipangkas
Semarak HUT ke-80 RI, Pak Yudi Gelar Lomba Karaoke di Lapangan Puputan Badung
Resmi Mundur, Eko Patrio dan Uya Kuya Tinggalkan Kursi DPR RI
Gampong Lampanah Dayah Gelar Penyuluhan Internet Sehat untuk Remaja dan Keluarga
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru