
Prabowo Tegaskan: Merusak Fasilitas Umum Sama dengan Menghamburkan Uang Rakyat!
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
Nasional
SUMUT -Tapir Sumatra, dengan kombinasi warna hitam dan putih yang ikonik, telah menjadi salah satu satwa yang paling dikenal dan terancam punah di Indonesia. Populasinya diperkirakan hanya berjumlah kurang dari 400 hingga 500 individu menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) pada tahun 2016. Habitat alaminya terbatas hanya di pulau Sumatra, menjadikannya sebagai satu-satunya spesies tapir yang ditemukan di Indonesia.
Kombinasi warna hitam dan putih pada tubuh tapir Sumatra membuatnya unik dan istimewa. Tapir Sumatra masuk dalam kategori 45 binatang dengan pola warna semacam ini, yang juga termasuk panda, zebra, orca, dan lainnya. Namun, tapir Sumatra merupakan satu-satunya spesies tapir yang memiliki pola warna hitam dan putih. Dalam keluarga tapir, terdapat lima spesies lainnya, seperti tapir Brazil, tapir gunung, dan tapir Asia.
Meskipun warna hitam dan putihnya membuat tapir Sumatra terlihat mencolok di daerah terbuka, namun di habitatnya yang berupa hutan lebat dan berawa, kehadirannya sulit untuk ditandai. Para penjelajah hutan menggambarkan pertemuannya dengan tapir sebagai pengamatan terhadap batu abu-abu terang di lantai hutan yang tiba-tiba menjadi hidup dan lari. Dengan kemampuannya yang aktif pada malam hari dan mengandalkan indera penciuman dan pendengaran, tapir Sumatra cenderung menghindari paparan cahaya pada siang hari.
Baca Juga:
Namun, tapir Sumatra kini menghadapi berbagai ancaman yang mengancam kelangsungannya. Degradasi habitat, perburuan ilegal, dan konflik dengan manusia menjadi beberapa faktor utama yang mengancam tapir Sumatra. Meningkatnya interaksi antara tapir dengan manusia, terutama dalam pencarian makanan di area yang dihuni manusia, juga meningkatkan risiko konflik.
Dalam upaya melestarikan tapir Sumatra, penelitian dan konservasi habitat menjadi kunci utama. Perlindungan terhadap habitat alami tapir, pengelolaan hutan yang berkelanjutan, dan upaya pencegahan konflik dengan manusia menjadi langkah-langkah yang penting dalam menjaga kelangsungan hidup spesies ini.
Baca Juga:
Dengan upaya yang berkelanjutan dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi konservasi, diharapkan tapir Sumatra dapat terus bertahan dan tidak menjadi satu-satunya spesies tapir dengan warna hitam putih di dunia yang menghadapi kepunahan.
(N/014)
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis yang dapat mer
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan perintah tegas kepada aparat kepolisian dan TNI untuk mengambil tindakan keras terhadap se
NasionalJAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian langkah tegas pasca aksi demonstrasi besarbesaran dan insiden tragis yang me
NasionalDenpasar Suasana kemerdekaan masih terasa semarak di berbagai penjuru negeri. Di Denpasar, semangat itu turut disalurkan oleh salah satu
NasionalJAKARTA Dua anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, r
PolitikACEH BESAR Pemerintah Gampong Lampanah Dayah, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, menggelar kegiatan Penyuluhan Internet Sehat bertempat di r
BeritaMEDAN Rektor Universitas Al Azhar Medan, Dr. Ir. Mawardi, ST., MT, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekeras
NasionalMEDAN Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar ibadah oikumene sebagai bentuk doa bersama demi kedamaian dan keamanan bangsa I
AgamaJAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi yang melanda berbagai daerah di Indonesia, sejumlah menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subiant
NasionalJAKARTA Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Uya Kuya, artis sekaligus anggota DPR RI dari Fraksi PAN, tengah berada di
Nasional