Jokowi ke Kader PSI: Dekatilah Rakyat, Jangan Sedikit-sedikit ke Solo
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kader dan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ag
POLITIK
BITVONLINE.COM -Di tengah gemerlap industri hiburan Tanah Air, kisah epik dari talenta multitalenta Indonesia semakin mengukuhkan eksistensinya. Kali ini, nama yang mencuat adalah Firman Blank, musisi pop melayu sekaligus penulis lagu yang karyanya kerap menghiasi tangga lagu Indonesia. Dalam kolaborasi yang memukau, Firman Blank bekerja sama dengan PT. Maha Cinta Sadaya, dipimpin oleh Ririn Nugroho, untuk menggarap sebuah proyek film kolosal berjudul “Pedang Wesi Ireng”.
Kisah fiksi yang dirancang oleh Firman Blank ini menggambarkan perjalanan seorang murid yang terjerumus dalam godaan nafsu untuk memperoleh pedang keramat, Pedang Wesi Ireng. Kisah ini menyoroti tentang pengkhianatan seorang murid terhadap gurunya demi mengejar kekuasaan dan keinginan pribadi yang gelap. Pesan moral yang ingin disampaikan melalui film ini sangat relevan dengan zaman modern, di mana banyak generasi muda terperangkap dalam jerat nafsu dan ambisi tanpa mengindahkan etika dan nilai-nilai kehidupan.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Firman Blank, ia menjelaskan bahwa film “Pedang Wesi Ireng” bukan hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga merupakan sebuah tuntunan yang mengarah pada hal-hal yang positif. Dalam era di mana etika, sopan santun, dan penghargaan terhadap guru dan orang tua semakin terpinggirkan, kehadiran film kolosal ini diharapkan dapat mengingatkan masyarakat akan pentingnya mengendalikan nafsu dan menghargai nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam hening malam yang disulap oleh sinar rembulan, legenda tentang Pedang Wesi Ireng yang hilang menari-nari di udara, merentangkan sayapnya dalam Kegelapan. Cahaya rembulan menjadi saksi bisu atas rahasia yang terkunci rapat dalam relung masa lalu,” ujar Firman Blank.
Proyek film ini juga mendapat dukungan dari PT. Maha Cinta Sadaya dan Bapak Taryo Haryanto, yang diakui sebagai langkah nyata dalam melestarikan budaya asli Indonesia melalui karya seni. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk rekan media, turut disampaikan sebagai ungkapan terima kasih atas upaya bersama dalam mempersembahkan karya yang mengangkat nilai-nilai kebangsaan Indonesia.
Diharapkan, dengan kehadiran “Pedang Wesi Ireng”, masyarakat Tanah Air akan semakin terinspirasi untuk menghargai kearifan lokal dan mengambil hikmah dari setiap kisah yang disajikan, sebagai pijakan untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan berarti bagi bangsa dan negara.
(N/014)
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kader dan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ag
POLITIK
LANGKAT Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Maulana Muttaqien, Sabtu (1/8/2026), secara
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menilai keberhasilan pemberantasan korupsi tidak semestinya diukur dari banyaknya pe
NASIONAL
JAKARTA Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dipadati ribuan jemaah yang menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan, Sabtu (
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang berpotensi ter
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung Program Sekolah Rakyat melalui pembi
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi XIII DPR RI, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., mengajak masyarakat menjadikan Penghormatan, Perlind
NASIONAL
JAKARTA Polisi menegaskan kabar tewasnya ajudan atau sopir dari mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adr
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Video Caroline Cicilia Nababan, siswi SD juara olimpiade matematika internasional di Malaysia, ingin bertemu dengan Gubernur Sumater
PENDIDIKAN
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengusulkan pembentukan peradilan etika di Indonesia sebagai instrumen mempercepat pen
NASIONAL