Kerugian Negara Rp2,1 Miliar, 3 Pejabat dan Rekanan Tersandung Dugaan Korupsi Proyek Torjam
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Gugatan cerai antara selebriti Ria Ricis dan Teuku Ryan telah menjadi sorotan publik. Namun, dalam sorotan yang lebih mendalam, psikiater terkemuka, Mintarsih, memberikan pandangannya terhadap isu viral ini, khususnya terkait masalah nafkah batin yang menjadi perdebatan di antara keduanya.
Dalam pertemuan di kawasan Jakarta Selatan, Mintarsih menyampaikan pandangannya dengan bijaksana. “Kalau orang bisa memberikan nafkah batin, bagaimana cara komprominya. Itu sulit dinilai,” ujarnya, menyoroti kompleksitas masalah yang terlibat.
Menurutnya, persoalan nafkah batin sangatlah relatif dan tidak bisa dipukul rata karena setiap rumah tangga memiliki dinamika yang berbeda. “Masalah perceraian karena kurang nafkah batin kembali ke kepribadian apakah itu wajar atau tidak,” imbuhnya, menekankan pentingnya memahami konteks individu dalam setiap kasus.
Mintarsih menegaskan pentingnya kompromi antara suami dan istri dalam menangani masalah tersebut. Ia menolak untuk langsung menyalahkan Teuku Ryan atas ketidakmampuannya memenuhi kebutuhan nafkah batin Ricis, mengingat penilaian terhadap penyebab perceraian tidak bisa dilakukan secara langsung tanpa mempertimbangkan faktor-faktor lainnya.
Dalam memberikan pandangannya, Mintarsih memberikan contoh tentang bagaimana reaksi seseorang terhadap kondisi yang mengharuskan pasangan tidak bisa memberikan nafkah batin, seperti dalam kasus ketika seorang suami lumpuh. Ia menekankan bahwa keputusan untuk bertahan dalam rumah tangga atau berpisah sangat tergantung pada kedua belah pihak, terutama dari pihak istri.
Sementara itu, gugatan cerai yang diajukan oleh Ria Ricis mencatatkan kurangnya nafkah batin sebagai salah satu alasan keretakan rumah tangga mereka. Ricis bahkan merasa rendah diri dan tertekan secara psikis karena tidak mendapatkan kasih sayang dan nafkah batin dari suaminya.
Upaya untuk memperbaiki hubungan dilakukan oleh Ricis, termasuk membawa Ryan ke rumah sakit dan mencoba pengobatan alternatif. Namun, ketidakmampuan Ryan memenuhi kebutuhan Ricis membuatnya merasa tertekan hingga memikirkan untuk melakukan operasi implan payudara agar suaminya tertarik lagi padanya.
Dalam kesimpulannya, isu nafkah batin dalam perceraian Ricis dan Ryan menjadi sorotan, dengan Mintarsih menekankan pentingnya kompromi dan pemahaman terhadap dinamika dalam hubungan suami istri. Kompleksitas masalah ini menuntut keterlibatan dan pemahaman yang mendalam dari semua pihak terkait.
(N/014)
PADANGSIDIMPUAN Polres Padangsidimpuan menetapkan tiga orang sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Lanjutan Pembang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pihaknya telah mengaktifkan kembali ribuan penerima bantuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kabupaten Simalungun mencatat prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 1
KESEHATAN
SIMALUNGUN Warga Kelurahan Girsang, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, sempat dihebohkan oleh temuan bangkai satwa
NASIONAL
JAKARTA Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, menerima bantuan 1,2 juta PIN elearning dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (
PENDIDIKAN
TAPANULI SELATAN Profesionalisme wartawan menjadi fokus utama dalam memperkuat jurnalisme berkualitas. Di tengah derasnya arus informasi
NASIONAL
LUBUK PAKAM Seorang terdakwa kasus narkotika berhasil melarikan diri dari Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Selasa (27/1), memicu peng
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mencatat prestasi di bidang pelayanan kesehatan publik dengan pencapaian Universa
KESEHATAN
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 1/Medan kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pro
NASIONAL
MEUREUDU Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, bersama Wakil Ketua Bhayangkari Sulawesi Selatan (Sulsel), Ny. Lina Nasri, meny
NASIONAL