Digitalisasi Pasar Dimulai, Rico Waas Luncurkan Sistem Pembayaran Nontunai di Pasar Petisah
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Tradisional Peti
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Warteg merupakan salah satu warung makan yang menjadi pilihan banyak orang untuk menikmati hidangan khas Indonesia dengan harga terjangkau. Namun, di balik kesederhanaannya, terdapat kisah pahit yang harus dihadapi oleh para pengelolanya. Seperti yang dialami oleh Gugun (32), pengelola warteg di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Gugun bercerita tentang pengalamannya yang memilukan ketika harus berurusan dengan pelanggan bandel yang membayar tak sesuai dengan harga yang seharusnya. Bahkan, bukan hanya masalah pembayaran yang menjadi perhatian, tetapi juga keamanan pegawainya yang pernah terancam ketika ditodong untuk menyerahkan uang secara paksa.
Peristiwa-peristiwa tersebut membuat Gugun merasa terbebani, terutama saat mencoba melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. Meskipun telah melaporkan ke RT/RW setempat dan bahkan ke polisi, respons yang diterima tidak selalu memberikan solusi yang memuaskan. Bahkan, ada kejadian dimana pihak RT/RW justru merasa terganggu dengan laporan yang disampaikan, menunjukkan betapa sulitnya bagi para pengelola usaha kecil untuk mendapatkan perlindungan yang memadai.
Masalah pembayaran kurang ini bukan hanya sekali terjadi, tetapi menjadi rutin dan merugikan bagi pengelola warteg. Meski telah pasrah dengan situasi tersebut, Gugun tetap merasa terbebani karena hal ini berdampak pada keuangan usahanya.
Kisah Gugun ini juga menjadi cerminan dari tantangan yang dihadapi oleh para pelaku usaha mikro di Indonesia. Perlindungan hukum dan keamanan menjadi hal yang sangat penting namun seringkali sulit untuk diperoleh, terutama di tengah ketidakpastian dan kerentanan dalam berbisnis.
Dengan demikian, kisah ini menjadi panggilan untuk lebih mengedepankan perlindungan dan keadilan bagi pelaku usaha kecil di Indonesia. Perlunya perhatian lebih dari pihak terkait untuk menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan adil bagi semua pihak.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Tradisional Peti
PEMERINTAHAN
MEDAN Kafilah Kabupaten Batu Bara berhasil menorehkan sejumlah prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke
PEMERINTAHAN
LANGKAT Di tengah derasnya arus modernisasi yang terus berkembang, upaya pelestarian budaya daerah dinilai semakin penting untuk menjaga
PEMERINTAHAN
BINJAI Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Kota Binjai mendesak Pemerintah Kota Binjai untuk segera membenahi tata kelola retrib
NASIONAL
BANGKALAN Ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi Kantor Bupati Bangkalan, Jawa Timur, Kamis, 25 Juni 2026. Mer
NASIONAL
JAKARTA PT Pertamina (Persero) memastikan salah satu kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Kapal Gamsunoro, berh
EKONOMI
YOGYAKARTA Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, angkat bicara setelah dirinya dila
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, menilai Presiden Prabowo Subianto perlu mengambil langkah nyata apabila benar me
POLITIK
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi usulan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk me
KESEHATAN
DELI SERDANG Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri penutupan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke40 Provinsi Sumatera Uta
PEMERINTAHAN