Batu Bara – Tidak seperti biasanya, Publik di kabupaten Batu Bara kaget ketika sejumlah personil Satuan Polisi Pamong Praja menjaga pintu depan masuk kantor Sekretaris Daerah (Sekda) definitif kabupaten Batu Bara gaya Moll dengan memasang fingerspot (sidik jari).
Para personil Satpol PP yang ditugaskan atas perintah pimpinan Kasad Pol PP untuk menjaga pintu masuk kantor Sekdakab Batu Bara.
“Kami disini hanya dapat perintah dari atasan selaku piket menjaga pintu masuk kantor Sekda, “ sebut personil Satpol PP kepada awak media, Rabu (23/08/2023).
Kejadian ini di alami salah satu awak media online Pirnas. Com tiba-tiba distop personil Satpol PP saat menjalani tugas jurnalistik.
Berawal saat awak media online pirnas, Azuar memenuhi panggilan Kabag Umum lewat pesan terkini WhatsApp, Selasa (22/08/2023).
Atas perlakuan yang diterimanya, Azuar mengaku kecewa dan merasa profesinya sebagai jurnalis sangat dilecehkan oknum Satpol PP tersebut.
Azuar mencoba mengkonfirmasi Kasad Pol PP kabupaten Batu Bara melalui pesan WhatsApp nya, bang ijin terkait personil Satpol PP yang jaga pintu masuk kantor Sekda.
Dengan nada singkat Kasad menjawab, udah selesai masalahnya, tadi sudah ketemu dengan ketua PWI dan kawan-kawan.
Anehnya apakah Kasad Pol PP tidak mengetahui bahwasanya tidak semua wartawan di Kabupaten Batu Bara dibawah naungan PWI?!
Berdasarkan stetman salah satu team Pers Lintas Desa (PLD) mengatakan, “Apakah Kasad Pool PP tidak tau bahwasanya tidak semua wartawan dibawah naungan PWI??”. Ucap salah satu tim.
“Yang saya tahu PWI ini adalah wadah sama hal dengan PLD, dan perlu di ketahui wartawan yang mempunyai sertifikasi UKW yang lolos baik Muda, Madya,Utama ada juga yang tidak tergabung di PWI”. Tutup tim.
Aksi melarang masuk yang dilakukan personil Satpol PP terhadap Azuar, wartawan online Pirnas. Com saat memenuhi panggilan Kabag Umum menuai reaksi berbagai kalangan awak media yang tergabung di Pers Lintas Desa (PLD).
PLD mengencam aksi yang dilakukan personil Satpol PP. Sekali lagi, itu enggak etis dan enggak boleh lagi terjadi.
“Aksi personil Satpol PP tersebut harus disikapi, bila perlu Sekdakab Batu Bara selaku pembina kepegawaian harus menegur Kepala Satpol PP Batu Bara, “ pinta tim PLD.
Padahal, tugas Satpol PP adalah menjaga ketertiban dan keamanan, serta bukan menghalangi profesi jurnalis.
Terkait masalah tersebut, sejumlah berbagai awak media yang tergabung di PLD menyesalkan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh personil Satpol PP tersebut saat menjalankan tugas menjaga pintu masuk ke kantor Sekdakab Batu Bara.red
Diduga Kantor Sekda Batu Bara Batasi Wartawan Berkunjung.