
Kebakaran di Pabrik Pupuk Iskandar Muda, Manajemen Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
LHOKSEUMAWE Manajemen PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memberikan klarifikasi terkait insiden kebakaran yang terjadi di pabrik pupuk pelat m
Peristiwa
SURABAYA-Pihak biro travel, Sabilina Tour, membuat laporan ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur soal 63 calon peserta umrah yang gagal berangkat ke tanah suci Mekkah.
Penyebabnya karena petugas validasi dokumen Internasional Certificate Vaccination (ICV) tidak hadir di bandara.
Baca Juga:
Ketua rombongan Sabilina Tour Ach.Saifullah Syafii mengatakan, sampai ini pihaknya masih menunggu kejelasan kapan 63 calon jemaah umrah itu bisa diberangkatkan.
Baca Juga:
“Keinginan kita, tetap inginnya tiket. Bisa dapat tiket baru dan berangkat. Kalau kita pulang ke Jember itu kan malah jadi beban bagi para calon jemaah,” kata Saiful, sapaan lekatnya, kepada BAYNGKARA.CO
Menurut Saiful, 63 calon jemaah umrah itu gagal berangkat karena kelalaian petugas yang tidak melakukan validasi di bandara.
Ia meminta, pihak Angkasa Pura, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, Imigrasi, maupun pihak Maskapai bersedia menyediakan tiket baru untuk para calon jemaah umrah.
“Karena kita jadi korban di sini, harusnya pihak bandara yang menyediakan tiket bagi kita, atau pihak KKP, Imigrasi, atau pihak maskapai. Karena kan kita korban. Kelalaian bukan disebabkan oleh kita, tapi kita yang menjadi korban,” ujar dia
Jika tiket sebelumnya dianggap hangus, maka pihaknya akan mengalami kerugian sekitar Rp 1,1 miliar.
Itu hanya dihitung dari tiket per orang Rp 18 juta. Belum biaya-biaya kerugian lain seperti hotel dan lainnya.
“Kalau tiket 63 jamaah itu dihitung hangus, maka kerugian kita Rp 1.134.000.000. Per orang itu Rp 18 juta,” kata dia.
Saiful menjelaskan, kondisi para jemaah saat ini tidak tenang setelah mereka gagal berangkat ke Mekkah pada Senin (26/9/2022) kemarin.
Semua keluarga jamaah, lanjut Saiful, juga mempertanyakan mengapa mereka gagal terbang. “Kondisi jemaah sangat tidak tenang, semua keluarga pada telepon,
keluarganya menanyakan juga. Kalau masalah finansial masih bisa dicari, tapi kalau sudah psikis ini kan enggak baik. Kami selaku pihak biro travel juga disangka tidak profesional, dianggap menipu jemaah lah dan macam-macam,” ujar dia.
Karena alasan itu, pihaknya melapor ke Polda Jatim. Ia berharap segera ada tindak lanjut dari kepolisian dan jamaah bisa segera berangkat ke Mekkah.
Kalau untuk hotel yang di Mekkah dan Madinah masih bisa di re-schedule. Cuma kan ada penaltinya juga. Karena kemarin kan udah last minute. Semalam, kita sudah waktunya check in harusnya di Mekkah,” kata dia.
“Keinginan kita intinya terbang. Kita sudah laporkan ke Polda Jatim agar ini semua ditindaklanjuti,” tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 94 calon jemaah umrah gagal berangkat dan terlantar di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur Senin (26/9/2022) kemarin.
Puluhan jemaah umrah yang gagal berangkat itu berasal dari berbagai daerah di Jatim, seperti Probolinggo, Jember, Bondowoso dan Situbondo. Ketua Asosiasi Muslim Penyelengara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Jawa Timur Sofyan Arif mengatakan, dari 94 jamaah umrah tersebut, 31 di antaranya telah berangkat pada hari ini, Selasa (27/9/2022).
Menurut informasi yang saya terima, 31 jemaah berangkat lewat jalur domestik. Mereka berangkat dari Surabaya ke Jakarta, kemudian transit di Kuala Lumpur, Malaysia. Selanjutnya ke Jeddah, Mekkah,” kata Sofyan saat dihubungi, Selasa (27/9/2022).
Ia menjelaskan, gagalnya 63 jemaah umrah berangkat ke tanah suci ini lantaran tidak adanya petugas validasi dokumen Internasional Certificate Vaccination (ICV) di bandara.
Ia menjelaskan, gagalnya 63 jemaah umrah berangkat ke tanah suci ini lantaran tidak adanya petugas validasi dokumen Internasional Certificate Vaccination (ICV) di bandara.
Ia menilai, 63 jamaah umrah yang gagal berangkat itu murni kelalaian petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya.
Saat kasus kemarin, pihak KKP beralasan kekurangan personel, mereka stand by-nya di kantor. Tapi di telepon juga tidak muncul mereka. Alasan mereka pihak Airlines dan PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) tidak melapor,” ujar dia.(V20)
LHOKSEUMAWE Manajemen PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memberikan klarifikasi terkait insiden kebakaran yang terjadi di pabrik pupuk pelat m
PeristiwaJAKARTA Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang lebih akrab disapa Cak Imin, mengimbau seluru
NasionalLOMBOK Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) dilalap api pada siang hari ini, Sabtu, 30 Agustus, menyusu
PeristiwaDELI SERDANG Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menegaskan bahwa negara harus hadir untuk melindungi masyarakat, teru
NasionalSIBOLGA Dalam upaya untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Sibolga, Polres Sibolga menggelar kegiatan Doa Bersama yang
NasionalTAPANULI SELATAN Bantuan bibit padi yang disalurkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan kepada Kelompok Tani Segar di Kelura
Pertanian AgribisnisJAKARTA Di tengah gelombang demonstrasi besar yang berlangsung di kompleks DPR/MPR Senayan pekan ini, dua anggota DPR RI, Ahmad Sahroni
NasionalTAPANULI SELATAN Pemerintah Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga d
EkonomiMAUMERE Kodim 1603/Sikka melalui Koramil 160301/Alok kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menyalu
EkonomiDENPASAR Dalam upaya mempererat sinergi dan memperkuat ikhtiar menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Polsek Denpasar Timur (Dentim) m
Nasional