Rico Waas: Kesehatan Reproduksi Bukan Hanya Urusan Perempuan, Laki-laki Juga Harus Paham
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To
KESEHATAN
WAJO -Kejaksaan Negeri Wajo berhasil mengungkap skandal korupsi yang melibatkan dana bantuan pangan non tunai (BPNT) dengan nilai kerugian negara mencapai Rp 9,7 miliar selama periode 2017-2021. Kasus ini menyorot praktik manipulasi dalam pelaksanaan program bantuan sosial yang seharusnya ditujukan untuk masyarakat paling membutuhkan di Kabupaten Wajo.
Menurut Kajari Wajo, Andi Usama Harun, penyidikan kasus dimulai pada tahun 2022 setelah tim penyelidik melakukan pemeriksaan terhadap lebih dari 100 saksi, termasuk pihak e-Warung, Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bank-bank terkait, serta Dinas Sosial di Sulawesi Selatan dan Kabupaten Wajo. Pada tahun 2023, kasus ini ditingkatkan menjadi penyidikan yang mengarah pada penetapan tiga tersangka dan penahanan mereka.
Tersangka pertama adalah seorang tenaga kesejahteraan sosial kecamatan dengan inisial S, sedangkan tersangka kedua adalah koordinator daerah dengan inisial MR. Yang mengejutkan, tersangka ketiga adalah Direktur CV Jembatan Cela yang memiliki inisial AN. Mereka ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Kelas IIB Sengkang untuk memfasilitasi proses penyidikan lebih lanjut.
Modus operandi korupsi dalam kasus ini dilakukan dengan memaketkan bantuan sosial BPNT yang seharusnya bersifat non tunai. Padahal, bantuan tersebut seharusnya diberikan dalam bentuk uang tunai yang bisa digunakan KPM sesuai kebutuhan. Praktik memaketkan bantuan ini mengakibatkan selisih harga yang signifikan dan merugikan keuangan negara secara besar-besaran.
Andi Usama juga menyatakan bahwa jaksa masih terus melakukan pengembangan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru yang terlibat dalam skandal korupsi BPNT Kabupaten Wajo. Proses pemeriksaan terhadap ketiga tersangka akan dilakukan dengan cermat untuk mengungkap semua keterlibatan dan praktik korupsi yang mungkin melibatkan lebih banyak pihak.
Kasus ini menjadi sorotan masyarakat karena menunjukkan betapa rentannya program bantuan sosial terhadap praktik korupsi yang merugikan negara dan mengkhianati kepercayaan masyarakat. Kejaksaan Negeri Wajo berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini guna menegakkan keadilan dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi dalam administrasi publik.
Dengan ungkapannya, Andi Usama memberikan harapan bahwa keadilan akan ditegakkan dan penyalahgunaan dana publik akan dihentikan. Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara merupakan kunci utama dalam menjaga integritas pemerintahan.
(N/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To
KESEHATAN
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto
SOSOK
JAKARTA Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar mengatakan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak khawatir menghadapi gugat
POLITIK
YOGYAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi kediaman mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Sleman, Yogyaka
POLITIK
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira menanggapi pandangan sejumlah pengamat yang menilai reshuffle kabinet Presi
POLITIK
JAKARTA Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menghadiri pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira
NASIONAL
JAKARTA iQOO resmi memperkenalkan ponsel gaming terbarunya, iQOO 16, dengan sejumlah spesifikasi kelas atas yang dirancang untuk menduku
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Atasan idealnya membantu menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung karyawan. Namun, perilaku bos yang toxic atau tok
ENTERTAINMENT
SUMBA BARAT DAYA Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), p
PERISTIWA
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan strategis mengalami perubahan pada Minggu, 4 Oktober 2026. Berdasarkan catatan Pusat Informasi H
EKONOMI