Tolak Beri Uang Rp500 Ribu, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman Kampung
PURWAKARTA Seorang pria bernama Dadang, pemilik hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mempertahankan komitmen TNI terhadap profesionalisme mereka dalam menghadapi kritik terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang menuai kontroversi. Menurut Moeldoko, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir mengenai perubahan ini karena TNI bertekad untuk menjadi lebih profesional sesuai dengan harapan publik.
Dalam keterangan yang disampaikannya di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Moeldoko menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk mengikuti aturan yang berlaku dan tidak akan kembali kepada era dwifungsi yang menjadi momok di masa lalu. “Kami para TNI berkomitmen betul-betul ingin menjadi profesional. Jadi tolong enggak usah terlalu berlebihan untuk khawatir,” ujar Moeldoko dengan tegas.
Poin penting yang disoroti Moeldoko adalah perlunya penguatan TNI dalam hal perlengkapan alutsista dan peningkatan kesejahteraan anggota TNI. Menurutnya, hal ini penting untuk mendukung profesionalisme TNI dalam menjalankan tugas-tugasnya secara efektif. “Syaratnya apa? Supaya kebutuhan alutsistanya dilengkapi, kesejahteraannya juga diperbaiki. Jadi menurut saya tidak perlu berlebihan menyikapi itu,” tambahnya.
Moeldoko juga menegaskan bahwa pihaknya ikut mengawal pembahasan RUU TNI dan memastikan bahwa TNI akan tetap netral dan mengikuti hukum yang berlaku. Ia menyoroti reformasi internal TNI yang telah dilakukan, termasuk perubahan dalam struktur, doktrin, dan budaya organisasi. “Reformasi internal TNI telah menghilangkan struktur dwifungsi yang dulu ada. Doktrin TNI tidak berubah dan selalu mengikuti UU. Reformasi kultural juga terus berjalan untuk memperkuat konsistensi TNI dalam menjalankan tugasnya,” jelas Moeldoko.
Kontroversi seputar RUU TNI memang menjadi sorotan publik mengingat sejarah TNI yang pernah terlibat dalam politik di masa lalu. Namun, Moeldoko menegaskan bahwa perubahan yang terjadi dalam TNI adalah bagian dari upaya untuk memperbaiki kinerja dan profesionalisme demi kepentingan negara dan masyarakat.
Publik diharapkan untuk tetap memantau perkembangan terkait RUU TNI ini dengan cermat, sambil mempertahankan kewaspadaan terhadap potensi implikasi yang dapat timbul dari perubahan tersebut. Langkah-langkah yang transparan dan bertanggung jawab diharapkan dapat memastikan bahwa peran TNI sebagai penjaga kedaulatan negara tetap terjaga dengan baik.
(N/014)
PURWAKARTA Seorang pria bernama Dadang, pemilik hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan duka mendalam atas gugurnya tiga prajurit TNI dal
NASIONAL
MEDAN Persoalan tawuran yang berulang di kawasan Belawan kembali menjadi sorotan serius. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meneg
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PWA) Aceh kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya melalui program &039Aisyiyah Aceh Peduli
NASIONAL
MEDAN Rumah mantan polisi Bripka Horas Hutahuruk menjadi sasaran penjarahan saat tawuran terjadi di Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan
HUKUM DAN KRIMINAL
LAMPUNG Warga Lampung, khususnya di Lampung Timur, Kota Metro, dan Lampung Selatan, digegerkan dengan penampakan benda bercahaya melinta
PERISTIWA
MEDAN Seorang influencer di Kota Medan berinisial D alias Mr Roberto (41) akhirnya ditangkap aparat kepolisian setelah diduga menyekap d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mencatat sebanyak 4.755 kasus keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanj
PERISTIWA
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 50 kilogram yang diduga ber
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Gelombang dukungan masyarakat sipil terhadap keberlanjutan pembangunan nasional semakin menguat. Sembilan Ketua Umum Organisasi Kem
NASIONAL