KPK Kejar Jejak Suap Ijon Proyek Rp980 Juta, 8 Saksi Diperiksa dan 3 Lokasi Digeledah
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Kantor Pos Polisi Kebon Sereh, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), mengalami perusakan berat pada Selasa (20/8/2024). Peristiwa tersebut melibatkan seorang pria yang diduga mengalami stres, yang merusak fasilitas kantor polisi dan menyerang Kapospol Iptu Sugiyanto.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, kejadian bermula saat pelaku, yang tidak dikenal identitasnya, tiba di lokasi dengan sepeda motor yang dibonceng oleh seseorang. Pelaku turun dari motor dan langsung menuju depan Polsubsektor Kebon Sereh dalam keadaan telanjang dada, sementara pengendara motor yang memboncengnya pergi meninggalkan pelaku.
“Selanjutnya, pelaku berdebat dengan seorang pengendara motor sebelum pengendara itu pergi. Setelah itu, pelaku masuk ke halaman Polsubsektor Kebon Sereh dan duduk di depan pintu masuk,” ujar Ade Ary dalam keterangannya.
Kapospol Iptu Sugiyanto, yang berada di dalam pos polisi, keluar untuk menemui pelaku setelah mendapat laporan dari saksi berinisial SP. Sugiyanto meminta saksi untuk menyaksikan situasi tersebut.
Ketika berada di dalam pos, pelaku tiba-tiba menyerang Iptu Sugiyanto dengan cara mencekik lehernya. “Iptu Sugiyanto berusaha melepaskan diri dan pergi keluar untuk meminta bantuan. Sementara itu, pelaku juga mengambil helm milik Sugiyanto dan memukul-mukulkan helm tersebut,” jelas Ade Ary.
Saksi SP dan Sugiyanto berhasil keluar dari pos polisi dan menutup pintu, namun SP tidak mampu menahan pintu karena kekuatan pelaku. Pelaku kemudian melanjutkan aksinya dengan menghancurkan kaca Pospol dan melarikan diri melalui jalur cepat di depan pos.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh petugas dari Polsek Matraman. Kombes Ade Ary Syam Indradi menambahkan bahwa pelaku diduga mengalami stres yang menyebabkan tindakannya. Kapolsek Matraman Kompol Suprasetyo mengonfirmasi bahwa pelaku akan menjalani pemeriksaan kejiwaan di Kramat Jati.
“Pelaku yang diduga mengalami stres ini sempat merusak kaca-kaca dan membuat kerusakan pada meja serta fasilitas lainnya di Pospol. Kami masih mencari tahu lebih lanjut mengenai identitas dan latar belakang pelaku,” kata Suprasetyo.
Iptu Sugiyanto menjelaskan bahwa pelaku awalnya datang ke Pospol dengan tampilan yang tampaknya akan membuat laporan. Namun, tanpa peringatan, pelaku mulai merusak kaca dan menyerang Sugiyanto.
“Pelaku sempat mencoba menikam saya, tetapi saya tidak mengalami luka berat. Setelah menyerang, pelaku juga melukai tangannya sendiri karena menghancurkan kaca,” kata Sugiyanto.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan dan perusakan yang melibatkan pihak keamanan di Indonesia. Pihak kepolisian kini fokus pada penyelidikan lebih lanjut dan memberikan perhatian khusus pada kesejahteraan mental pelaku untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa delapan saksi untuk mendalami konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi berup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Gerindra menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas partai politik yang dilakukan Indonesia Political Opinion (I
POLITIK
JAKARTA Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026. Skuad Garuda hanya mampu finis di pering
OLAHRAGA
JAKARTA Bank Indonesia kembali membuka kesempatan kerja melalui Seleksi Penerimaan Pendidikan Calon Pegawai Asisten Manajer (PCPM) Angka
NASIONAL
JAKARTA Memilih laptop gaming dengan harga sekitar Rp10 juta hingga Rp15 jutaan kini semakin menarik. Di kelas harga tersebut, konsumen su
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menanggapi pandangan yang menyebut Sekolah Rakyat tidak bermutu. Teddy
PENDIDIKAN
MEDAN Perempuan berinisial WLG, mantan istri anggota polisi yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di Medan, Sumatera Utara,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kinerja dua tahun pemeri
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gedung Kesenian Jakarta menjadi ruang perjumpaan beragam ekspresi seni tradisi dalam Festival Bedhayan ke6 Tahun 2026 yang dige
SENI DAN BUDAYA