Diduga Tercemar Limbah Minyak dan Oli, Parit di Deli Serdang Mendadak Terbakar
DELI SERDANG Parit di Dusun 15, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terbakar pada Jumat mala
PERISTIWA
SIMALUNGUN -Proses ekshumasi atau pembongkaran makam jasad Pandu Brata Siregar (18), yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan oleh oknum polisi, mulai dilakukan pada Minggu (16/3/2025).
Ekshumasi ini berlangsung di makam keluarga korban di Desa Parlakit Tangan, Ujung Padang, Kabupaten Simalungun.
Keluarga korban, melalui pernyataan dari Ragil Siregar, meminta agar hasil ekshumasi tersebut tidak dimanipulasi dan berharap agar proses hukum yang tengah berlangsung dapat mengungkap kebenaran dengan terang benderang.
"Harapan keluarga, hasil ini terbongkar jangan ada di neko-neko," ujar Ragil dengan tegas.
Pandu Brata Siregar, yang merupakan anak yang pendiam dan tidak banyak berbicara, dikenal sebagai sosok yang baik. Kakaknya menceritakan bahwa Pandu memiliki hobi olahraga dan memasak.
Bahkan, korban memiliki cita-cita untuk bergabung dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan sudah mulai mempersiapkan fisiknya meskipun berkas pendaftaran belum diserahkan.
"Dia anak rumahan, tidak neko-neko.
Dia sudah mempersiapkan diri untuk mendaftar TNI," tambahnya.
Pandu Brata Siregar meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh oknum polisi pada Minggu (9/3/2025) malam.
Korban dilaporkan mengalamai kekerasan setelah menonton balap lari di dekat PT Sintong, bersama teman-temannya.
Dalam kejadian tersebut, korban diduga ditendang dua kali oleh oknum polisi.
Menurut salah seorang kerabat yang enggan disebutkan namanya, Pandu yang saat itu ikut dalam aksi kejar-kejaran antara pengendara sepeda motor dan polisi, terjatuh saat melompat dan mengaku ditendang oleh oknum polisi.
DELI SERDANG Parit di Dusun 15, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, terbakar pada Jumat mala
PERISTIWA
LAMPUNG Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Resort Kuala Penet, Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Lampung
PERISTIWA
JAKARTA Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan pada Agustus 2026 tidak hanya mengancam
NASIONAL
MEDAN Dua pelajar asal Kabupaten Toba, Sumatera Utara, kembali ke daerah setelah menyelesaikan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Be
PEMERINTAHAN
PALANGKA RAYA Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah terus melakukan langkah mitigasi untuk menangani kebakaran hutan dan lahan
NASIONAL
PEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Riau, mendeteksi lonjakan titik panas atau hot spot di
PERISTIWA
GAYO LUES Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I menuntaskan penguatan tepian Sungai Aih Bobo di Desa Aih Bobo dan Desa Rigeb, Kecamatan
NASIONAL
BATU BARA Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan ada empat korporasi yang tengah diselidiki terkait kebakaran hutan dan lah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta aparat menindak tegas pihak yang terbukti menjadi penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla
NASIONAL