Luhut: Program MBG Harus Jadi Penggerak Ekonomi, Bukan Sekadar Bagi Makanan
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan
EKONOMI
SIBOLGA -Sebuah video yang memperlihatkan pengisian bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah besar di SPBU kawasan Taman Bunga, Kota Sibolga, viral di media sosial dan memicu keresahan publik.
Dalam video yang diunggah pada Jumat, 13 Juni 2025, tampak puluhan jerigen berukuran 35 liter sedang diisi dan dimuat ke dalam sebuah mobil pick up.
Kejadian yang berlangsung secara terbuka pada siang hari itu memicu kecurigaan warga akan adanya dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, khususnya jenis solar.
Salah satu warga, Risman, yang juga pengunggah video tersebut, mempertanyakan sikap aparat penegak hukum atas dugaan pelanggaran yang diduga dilakukan secara terang-terangan.
"Kemarin pelaku minyak ilegal ditangkap karena hanya dua jerigen, tapi ini puluhan jerigen, kok dibiarkan?" ujar Risman dalam siaran langsungnya.
Ia juga menyoroti dugaan keterlibatan pegawai SPBU dalam proses pengisian jerigen tersebut, yang menurutnya menguatkan indikasi praktik ilegal penjualan BBM bersubsidi.
Menanggapi polemik yang berkembang, pemilik SPBU memberikan klarifikasi melalui wawancara dengan akun media sosial Benni Jurnal.
Mereka menyatakan bahwa BBM yang diisi dalam jerigen tersebut adalah Pertalite, bukan solar, dan telah disertai surat rekomendasi resmi dari Dinas Perikanan Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga.
Surat bernomor 523/407/Pertalite-KM/2025 tertanggal 3 Juni 2025 itu atas nama Arifin, pemilik usaha perikanan KM Lima Bersaudara, yang mengizinkan pengambilan 2.500 liter Pertalite hingga 30 Juni 2025.
Pihak SPBU juga menjelaskan bahwa stok solar di SPBU telah habis sejak pukul 09.00 WIB, sedangkan video diunggah sekitar pukul 11.00 WIB.
Meski klarifikasi telah disampaikan dan surat izin ditunjukkan, publik masih mempertanyakan validitas dan mekanisme pengawasan terhadap surat rekomendasi pengambilan BBM bersubsidi.
Kritik semakin tajam ketika Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Rudi S. Panjaitan, hanya memberikan tanggapan singkat berupa ucapan terima kasih atas informasi tersebut, tanpa menjelaskan apakah akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Ketiadaan langkah konkret dari aparat penegak hukum dinilai memperparah ketidakpercayaan masyarakat terhadap keadilan dalam penegakan hukum, terlebih kasus serupa dengan skala lebih kecil sebelumnya telah ditindak tegas.
Kini, masyarakat Sibolga menanti sikap tegas dari aparat dan pemerintah setempat untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan BBM subsidi, serta menjamin distribusi BBM kepada penerima manfaat yang sah sesuai peraturan.*
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya bertujuan
EKONOMI
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan ketersediaan pangan nasional tetap dalam kondisi aman meski Indonesia diprediksi akan
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Proses hukum dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) masih terus bergulir di Bareskrim P
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menyatakan telah meningkatkan penyaluran sekaligus memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di se
EKONOMI
JAKARTA Perubahan situasi keamanan global yang semakin kompleks dinilai membuat konsep lama profesionalisme militer tidak lagi sepenuhny
NASIONAL
MALANG Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyebut Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan
EKONOMI
CARACAS Kisah pilu datang dari Venezuela setelah dua gempa besar mengguncang negara tersebut pada Rabu (24/6/2026). Seorang ibu bernama
INTERNASIONAL
SEMARANG Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengaku menerima informasi akan adanya rencana demonstrasi pada 1 Juli 2026. A
NASIONAL
JAKARTA Hasil Survei Nasional Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia) menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Wakil Pre
NASIONAL
JAKARTA Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria, menyatakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang
KESEHATAN