Jokowi hingga JK Hadiri Sidang Tahunan DPR/MPR 2026, Megawati dan SBY Absen
JAKARTA Sejumlah mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia menghadiri Sidang Tahunan DPR/MPR 2026 di Kompleks Parlemen, Jaka
NASIONAL
JAKARTA – Perubahan situasi keamanan global yang semakin kompleks dinilai membuat konsep lama profesionalisme militer tidak lagi sepenuhnya memadai.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) disebut perlu beradaptasi dengan berbagai jenis ancaman yang kini tidak hanya bersifat militer, tetapi juga mencakup isu nonmiliter seperti serangan siber, bencana alam, pandemi, hingga krisis pangan dan energi.
Pandangan tersebut disampaikan Marsekal Muda TNI Budhi Achmadi melalui tulisan ilmiahnya berjudul "Profesionalisme Militer Lama dan Baru: Dalam Perspektif Indonesia".Baca Juga:
Dalam tulisan itu, ia menilai perubahan karakter ancaman global telah menggeser cara pandang terhadap peran militer modern.
"Apakah militer yang profesional hanya berfokus pada perang dan pertahanan eksternal, atau justru militer yang mampu menjawab berbagai kebutuhan strategis bangsa?" tulis Budhi dalam pengantar analisisnya.
Ia menjelaskan, konsep profesionalisme militer klasik yang diperkenalkan ilmuwan politik Samuel P. Huntington menekankan tiga hal utama, yakni keahlian, tanggung jawab, dan semangat korps.
Dalam konsep ini, militer diposisikan fokus pada pertahanan negara dan berada di bawah kendali sipil.
Namun, menurut Budhi, perkembangan ancaman global membuat pendekatan tersebut perlu diperluas.
Ia merujuk pada konsep new professionalism yang dikembangkan Alfred Stepan, yang menempatkan militer tidak hanya sebagai alat pertahanan, tetapi juga sebagai aktor yang dapat membantu menghadapi ancaman internal dan mendukung pembangunan negara.
Ia menyebut, batas antara ancaman militer dan nonmiliter kini semakin kabur.
"Karena itu profesionalisme militer modern harus mampu beroperasi secara multidomain," tulisnya.
Budhi mencontohkan sejumlah negara seperti India, Brasil, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat yang telah memperluas peran militernya, termasuk dalam penanganan bencana, keamanan siber, hingga dukungan logistik nasional.
JAKARTA Sejumlah mantan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia menghadiri Sidang Tahunan DPR/MPR 2026 di Kompleks Parlemen, Jaka
NASIONAL
JAKARTA Simulasi tabel angsuran KUR BNI 2026 dengan plafon Rp500 juta dan tenor 15 tahun menarik diketahui pelaku Usaha Mikro, Kecil, d
EKONOMI
JAKARTA Doa Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina &039adzaban nar tentu sudah tidak asing bagi umat Islam. D
AGAMA
SUMATERA UTARA Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerintah Kota Tanjung
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H. Mustafa BS Rokan sekaligus Pameran
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima kunjungan Tim Monitoring Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PK
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menerima audiensi pengurus GPdI (Gereja Pantekosta di Indonesia) di ling
PEMERINTAHAN
BATAM Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Reg
PEMERINTAHAN
JAKARTA TIMUR Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima Tanda Penghargaan Lencana Melati dari Ketua Kwartir Nasional (
PEMERINTAHAN