BREAKING NEWS
Minggu, 28 Juni 2026

Profesionalisme TNI Dinilai Perlu Berubah, Hadapi Ancaman Siber hingga Krisis Global

gusWedha - Sabtu, 27 Juni 2026 20:51 WIB
Profesionalisme TNI Dinilai Perlu Berubah, Hadapi Ancaman Siber hingga Krisis Global
Marsekal Muda TNI Budhi Achmadi. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dalam konteks Indonesia, ia menilai tantangan yang dihadapi lebih kompleks sebagai negara kepulauan dengan posisi strategis global.

Ancaman yang muncul tidak hanya bersifat konvensional, tetapi juga mencakup keamanan maritim, serangan siber, dan bencana alam.

Ia menilai, Undang-Undang TNI sebenarnya telah mengatur peran tersebut melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk penanggulangan bencana, pemberantasan terorisme, hingga bantuan kemanusiaan.

Menurutnya, pengalaman TNI selama pandemi COVID-19 menjadi contoh nyata bagaimana peran tersebut dijalankan, mulai dari distribusi logistik hingga dukungan layanan kesehatan.

Meski demikian, Budhi menegaskan bahwa perluasan peran militer tidak boleh membuka ruang bagi keterlibatan dalam politik praktis.

Semua tugas TNI tetap harus berada dalam koridor demokrasi dan supremasi sipil.

Ia juga menilai, profesionalisme militer modern menuntut prajurit yang tidak hanya kuat secara tempur, tetapi juga menguasai teknologi, mampu beradaptasi lintas domain, dan memahami kebutuhan pembangunan nasional.

Budhi berpendapat, konsep Huntington dan Stepan tidak perlu dipertentangkan, melainkan saling melengkapi dalam konteks Indonesia.

"Profesionalisme militer Indonesia bukan semata mengelola kekuatan bersenjata, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan menjaga keberlangsungan pembangunan bangsa," tulisnya.

Ia menegaskan, TNI di era saat ini dituntut menjadi kekuatan pertahanan sekaligus penjaga ketahanan nasional.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jumlah Penduduk Indonesia Tembus 290 Juta Jiwa, Gen Z Jadi Generasi Terbanyak
Rico Waas Tegaskan Komitmen Perluas Lapangan Kerja, Pemko Medan Siapkan Walk-in Interview hingga Peluang Kerja ke Jepang
Wakil Wali Kota Medan Gowes Bersama Forkopimda, Pantau Kondisi Kota Sambil Perkuat Sinergi
5 Calon Manajer Koperasi Meninggal Dunia, Kemhan: Latsarmil Bukan untuk Bentuk Prajurit, Tapi Fokus Bentuk Karakter dan Kepemimpinan
5 Calon Manajer Koperasi Merah Putih Gugur, TB Hasanuddin: Hentikan Latsarmil!
Usai Kasus Dugaan Penyekapan, Menkomdigi Ingatkan Bahaya Kenalan di Media Sosial dan Aplikasi Kencan: Jangan Mudah Percaya!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru