Tercekik Utang Dapur MBG Belum Beroperasi, Puluhan Ribu Mitra SPPG Bakal Kepung DPR 1 Oktober
JAKARTA Sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada K
NASIONAL
BANDA ACEH - Forum Bangun Aceh (FBA) menggelar workshop kajian risiko bencana dan penyusunan Rencana Kontinjensi (RENKON) Gampong untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan tersebut mengusung tema "Menuju Aceh Besar yang Inklusif Disabilitas dan Tangguh Bencana".
Workshop digelar selama satu hari di Hotel Jeumpa Meinthem, SMK3 Banda Aceh, Lhong Raya, Selasa (29/9/2026). Kegiatan merupakan bagian dari proyek Building Economic Resilience and Sustainable Communities in Aceh (BERSAMA) yang dijalankan FBA di Kabupaten Aceh Besar.
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil. Workshop tersebut bertujuan memperkuat pemahaman aparatur dan relawan gampong mengenai analisis risiko bencana sekaligus memulai penyusunan draft awal RENKON multi-ancaman.Baca Juga:
Tiga gampong menjadi fokus penyusunan dokumen tersebut, yakni Gampong Lampaya, Gampong Meunasah Baro dan Gampong Bha Ulee Tutue.
Sebanyak 30 perwakilan gampong mengikuti kegiatan dan berpartisipasi dalam sesi penilaian risiko berdasarkan pengalaman serta kondisi yang dihadapi di wilayah masing-masing.
Direktur Eksekutif FBA Dr. Syaifullah Muhammad mengatakan pihaknya berkomitmen membangun kesiapsiagaan bencana yang berbasis masyarakat.
"FBA akan terus konsisten melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat termasuk menginisiasi dan mengembangkan gampong tangguh bencana di Aceh," kata Syaifullah.
Menurut Syaifullah, pelaksanaan proyek tersebut mendapat dukungan CBM Global dan Australia Aid. Dukungan itu diarahkan untuk mendorong terciptanya lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.
"Dengan dukungan CBM Global dan Australia Aid, project BERSAMA akan terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Aceh Besar untuk pemberdayaan kaum rentan secara inklusif," ujarnya.
Syaifullah juga mengajak masyarakat menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.
"Ini negeri kita, kampung kita, mari kita jaga bersama. Jangan rusak hutan, jaga lingkungan kita dengan sepenuh hati, sebagai bagian dari ikhtiar mitigasi kita untuk bencana," katanya.
Sementara itu, Kepala BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil menyambut baik pelaksanaan workshop tersebut. Ia menilai masih terdapat tantangan dalam penerapan tata kelola kebencanaan di Aceh.
JAKARTA Sejumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berencana menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada K
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bersama tiga terdakwa lainnya menyiapkan puluhan saksi dan ahli untuk dihadirkan dalam pe
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali melemah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (29/9/20
EKONOMI
BANDA ACEH Forum Bangun Aceh (FBA) menggelar workshop kajian risiko bencana dan penyusunan Rencana Kontinjensi (RENKON) Gampong untuk memp
NASIONAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara meminta penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut melengkapi
HUKUM DAN KRIMINAL
SIBOLGA Mantan Wali Kota Sibolga periode 20212025, Jamaludin Pohan, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangu
HUKUM DAN KRIMINAL
BELAWAN Unit Reskrim Polsek Belawan menangkap pria berinisial AH alias K (43) yang diduga membobol rumah warga di Jalan Bangka, Kelurahan
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Pengadilan Negeri (PN) Solo menolak permohonan ganti rugi senilai Rp4,2 miliar yang diajukan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur terkait p
NASIONAL
KARO Polisi menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus perampokan dan pembunuhan Wakil Rektor IT&B Karo berinisial AS (38). Kedu
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Selasa (29/9/2026) berada dalam kategori sedang. Tidak ada wilayah yang masuk
KESEHATAN