Megawati Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Melampaui Otak Manusia
JAKARTA Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya etika dalam pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intel
NASIONAL
JAKARTA - Polda Metro Jaya memastikan akan merilis hasil autopsi kasus kematian misterius diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Arya Daru Pangayunan (ADP), pada Selasa (29/7).
Pengumuman ini disampaikan Komisioner Kompolnas Choirul Anam usai rapat evaluasi penyelidikan di Polda Metro Jaya, Senin (28/7).
Mayat Arya ditemukan di sebuah indekos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025, dengan kondisi wajah tertutup plastik dan terlilit lakban kuning. Investigasi mengungkap sejumlah fakta penting yang semakin memperjelas penyebab kematian diplomat berusia 39 tahun tersebut.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menyebutkan, dari tas milik Arya yang dibawa ke lantai 12 Gedung Kemlu malam sebelum ditemukan meninggal berisi laptop, pakaian baru, beberapa obat-obatan, serta surat rawat jalan dari rumah sakit Jakarta yang masih dirahasiakan.
Menariknya, lakban kuning yang ditemukan di wajah Arya dibeli bersama istrinya di Yogyakarta akhir Juni 2025 dan biasa digunakan oleh pegawai Kemlu saat bepergian ke luar negeri sebagai penanda barang bawaan di bandara.
Meski ponsel Arya hilang, polisi berhasil mengakses komunikasi digitalnya melalui laptop dan email, termasuk chat dengan istri dan rekan kerja, sehingga penyelidikan tetap berjalan tanpa hambatan.
Selain itu, diketahui Arya sempat berbelanja di Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat, bersama rekannya sehari sebelum ditemukan tewas. Sopir taksi yang mengantarnya juga sudah diperiksa penyidik.
Hingga kini, 24 saksi telah diperiksa, termasuk penghuni indekos, istri Arya, rekan kerja, sopir taksi, dan tenaga medis. Polda juga melibatkan enam ahli untuk memperkuat penyelidikan.
Kompolnas Choirul Anam menegaskan bahwa penyebab kematian Arya sudah jelas dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari Polda Metro Jaya.*
(cnn/j006)
JAKARTA Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya etika dalam pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intel
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Polri mulai menguji penggunaan tepung singkong sebagai bahan yang berpotensi mem
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.Berdasarkan harga yang dipa
EKONOMI
LAMPUNG UTARA Video yang memperlihatkan benda diduga menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging menu Makan Bergi
PERISTIWA
MEDAN Sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba melarikan diri dengan melompat ke sungai saat Unit Reaksi Cepat (URC) Unit Reskrim Polsek M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan penghasilan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, hi
EKONOMI
JAKARTA Polisi mengamankan 322 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan di sejumlah titik di Jakarta setelah demonstrasi di depan Gedu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memulangkan 141 dari total 152 anak yang sempat ditangkap terkait aksi kericuhan di Jakarta pada Kamis (27/8).Dir
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hunian baru warga di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 28 Agustus 2026
NASIONAL
JAKARTA Pemblokiran rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono alias Botok, oleh Bank Mandiri dinilai dapat memberi
EKONOMI