Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Australia, Gagal ke Final AFF U-19 2026
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
JAKARTA -Pendaftaran Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah ditutup pada Senin, 15 Juli 2024, menandai akhir dari fase pertama proses seleksi yang penuh dengan kejutan dan kekayaan pengalaman dari para pendaftar.
Panitia Seleksi (Pansel) mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar mencapai angka yang signifikan, mencapai 525 orang. Dari para pendaftar tersebut, mencuat beberapa nama yang tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, menunjukkan komitmen mereka dalam memberikan kontribusi nyata dalam upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air.
Salah satu tokoh yang mencuri perhatian adalah Sudirman Said, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang secara resmi mengajukan diri sebagai Capim KPK. “Siang tadi saya sudah upload dokumen-dokumen pendaftaran secara online dan dinyatakan lengkap,” ujar Sudirman Said saat dihubungi Okezone.
Selain Sudirman, dua Pimpinan KPK yang masih aktif, Nurul Ghufron dan Johanis Tanak, juga memutuskan untuk kembali mendaftarkan diri sebagai Capim. Ghufron menegaskan bahwa partisipasinya dalam proses seleksi ini adalah bagian dari komitmennya untuk turun langsung dalam upaya pemberantasan korupsi.
Tak hanya dari internal KPK, namun juga dari luar institusi tersebut, seperti Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, yang juga ikut mendaftar sebagai Capim KPK. “Benar daftar capim KPK. Ikhtiar. Prosesnya Senin tinggal upload, malah sudah selesai, semua sudah saya upload,” ungkap Pahala Nainggolan.
Selain itu, empat mantan pegawai KPK yang tergabung dalam IM57+ Institute juga mengikuti seleksi Capim KPK. Mereka adalah Herry Muryanto, Giri Suprapdiono, Hotman Tambunan, dan Arien Marttanti Koesniar, yang memiliki latar belakang yang kuat dalam bidang pemberantasan korupsi.
Wakil Ketua Pansel, Arif Satria, mengungkapkan bahwa dari total pendaftar, terdiri dari 318 calon pimpinan dan 207 calon anggota Dewas. “Jumlah pendaftar calon pimpinan sebanyak 318 orang terdiri dari 298 laki-laki dan 20 perempuan. Jumlah pendaftar calon Dewas 207 orang terdiri dari 184 laki-laki dan 23 perempuan,” jelas Arif.
Proses seleksi Capim dan Dewas KPK selanjutnya akan melibatkan serangkaian tahapan yang ketat dan transparan untuk memilih para pemimpin yang terbaik dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugasnya dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
(N/014)
MEDAN Langkah Timnas U19 Indonesia menuju final Piala AFF U19 2026 terhenti setelah takluk 01 dari Australia pada babak semifinal yan
OLAHRAGA
DELI SERDANG Tim nasional Indonesia U19 harus mengakhiri langkahnya di Piala AFF U19 2026 setelah kalah tipis 01 dari Australia pada
OLAHRAGA
BANDA ACEH Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meminta pemerinta
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menerima audiensi jajaran PT Pertamina di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026). Pertem
NASIONAL
Oleh Yakub F. IsmailKebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi merupakan sebuah langkah yang penuh liku.Kebij
OPINI
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sel
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak seluruh bupati dan wali kota di daerah itu untuk menyukse
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan menerima putusan banding terhadap terpidana kasus korupsi tata kelola minyak, Muhammad Kerry
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan aliran suap yang diterima mantan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, dengan nilai menca
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komedian Praz Teguh memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 11 Juni 2026, terkait kasus dugaan penipuan dan pengg
HUKUM DAN KRIMINAL