Silaturahim Ramadan, Universitas Muhammadiyah Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Penyaluran ZIS
ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar kegiatan silaturahim, penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta buka puasa
NASIONAL
JAKARTA -Hari ini, suasana di kawasan Patung Kuda Jakarta tidak seindah biasanya. Aksi demo yang dipimpin oleh Koordinator Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK), Sunarno, menggema keras menentang keberlakuan Undang-Undang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) Nomor 4 Tahun 2016. Dalam aksinya, Sunarno dengan tegas menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap program yang dinilai sebagai strategi pemerintah untuk mengumpulkan dana tambahan demi mendukung agenda politik rezim Prabowo-Gibran.
Menurut Sunarno, Tapera bukanlah program yang dirancang untuk membangun perumahan rakyat, seperti yang dijanjikan. Sebaliknya, ia meyakini bahwa program ini lebih mengarah pada pengumpulan dana dari rakyat untuk diinvestasikan dalam sektor keuangan, terutama melalui surat berharga negara dan instrumen keuangan lainnya.
“Program ini seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat, namun kenyataannya hanya untuk mengisi defisit anggaran negara,” tegas Sunarno kepada awak media yang memadati lokasi demo.
Kritik terhadap pengelolaan sumber daya alam oleh pemerintahan saat ini juga menjadi sorotan dalam pernyataannya. Sunarno menegaskan bahwa kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap buruk dalam pengelolaan sumber daya alam merupakan bukti nyata dari ketidakmampuan mereka dalam memprioritaskan kepentingan rakyat.
“Dana yang dikumpulkan melalui Tapera diarahkan untuk mendukung proyek-proyek besar seperti Ibukota Nusantara dan Proyek Strategis Nasional, yang menunjukkan adanya kepentingan politik di baliknya,” tambah Sunarno dengan nada yang keras.
Aksi demo yang diselenggarakan oleh GEBRAK ini mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat sipil, termasuk buruh dan mahasiswa. Mereka menuntut agar Presiden Joko Widodo mencabut UU Tapera yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.
Respon PemerintahDi sisi lain, pemerintah melalui pernyataan resmi dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa Tujuan utama dari program Tapera adalah untuk meningkatkan akses perumahan bagi masyarakat Indonesia yang berpenghasilan rendah dan menengah. Program ini juga dirancang untuk membantu mendorong sektor konstruksi dan pertumbuhan ekonomi nasional secara keseluruhan.
Namun, dalam konteks aksi demo hari ini, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan GEBRAK untuk mencabut UU Tapera. Masih terbuka pertanyaan tentang bagaimana pemerintah akan menanggapi kritik yang semakin menguat terhadap kebijakan ini, terutama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana yang dikumpulkan melalui program ini.
Pencarian SolusiDalam rangka mencari solusi yang adil bagi semua pihak terkait, terutama masyarakat yang menjadi subyek kebijakan ini, pemerintah diharapkan dapat membuka dialog lebih lanjut dengan para pemangku kepentingan, termasuk organisasi buruh, LSM, dan elemen masyarakat lainnya. Langkah-langkah kongkrit untuk memperbaiki dan menyesuaikan program Tapera agar lebih sesuai dengan kebutuhan rakyat dan mengurangi potensi penyalahgunaan keuangan publik juga diharapkan dapat segera dilakukan.
Kisruh terkait Tapera ini bukanlah sekadar masalah teknis, tetapi mencerminkan kepentingan yang lebih besar tentang bagaimana negara ini mengelola sumber daya dan mengatur kehidupan sosial ekonomi rakyatnya. Masyarakat pun menanti langkah nyata dari pemerintah untuk menjawab kritik yang semakin membesar terhadap kebijakan publik yang dianggap merugikan ini.
(N/014)
ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menggelar kegiatan silaturahim, penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta buka puasa
NASIONAL
ACEH Suasana hangat mewarnai acara buka puasa bersama yang digelar di rumah dinas Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, pada Jumat, 13 Maret
PEMERINTAHAN
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah di Bali akan diguyur hujan ringan pada Sab
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
NASIONAL
BANDUNG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Jawa Barat akan mengalami hujan rin
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Sabtu, 17 Maret 202
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Aceh akan mengalami hujan dengan inten
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Sumatera Utara akan mengalami hujan d
NASIONAL
PERCUT SEI TUAN, DELI SERDANG Organisasi 234 Solidarity Community (SC) Percut Sei Tuan menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa b
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran kabinetnya agar menjelang Hari Raya Idul Fitri tidak menggelar open house yang be
PEMERINTAHAN