Bupati Batu Bara Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah Bersama Bupati Asahan dan Dirut Bank Sumut
ASAHAN Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melaksanakan pertemuan strategis bersama Bupati Asahan dan Direktur Utama Bank
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Kamis, 13 Juni 2023 – Sorotan publik terfokus pada perkembangan terbaru dalam kasus dugaan korupsi izin usaha pertambangan (IUP) yang melibatkan PT Timah (Persero) Tbk. Harvey Moeis, tersangka utama dalam kasus ini, diperkirakan akan segera masuk ke Tahap II perkara, atau sering disebut sebagai Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti, dalam bulan ini.
Informasi ini disampaikan oleh Kuasa Hukum Harvey Moeis, Harris Arthur, dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. “Lebih cepat masuk tahap 2, lebih bagus. Waktunya kan tinggal sedikit, mungkin sekitar 2-3 minggu lagi,” ujar Harris kepada para wartawan yang hadir.
Saat ini, Harvey Moeis masih dalam tahap pemberkasan dari penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dia menjadi tersangka karena diduga menjadi perantara dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) melalui PT QSE.
Menurut informasi yang diungkapkan oleh Kejaksaan, Harvey Moeis menjadi perantara untuk tiga tersangka lainnya, yaitu Suwito Gunawan (SG), Suparta (SP), dan Robert Indarto (RI). Mereka diduga melakukan TPPU dengan cara menyamarkan hasil kejahatan dengan mengirim dana ke PT milik Harvey Moeis dengan dalih Corporate Social Responsibility (CSR).
Pihak Kejaksaan menduga bahwa Harvey Moeis, sebagai perwakilan PT Refined Bangka Tin (RBT), berupaya menghubungi Direktur Utama PT Timah saat itu, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, untuk mengakomodasi kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah. Setelah beberapa kali pertemuan, disepakati kerja sewa-menyewa peralatan processing peleburan timah di wilayah IUP PT Timah Tbk.
Kasus ini menarik perhatian karena mengungkap pola kerja ilegal dan penggunaan CSR yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Sejumlah perusahaan tambang terlibat dalam skema penyaluran dana yang diduga dipakai untuk menyamarkan hasil kejahatan. Hal ini mengindikasikan praktik korupsi dan pencucian uang yang terorganisir dengan cermat.
Keberhasilan penegakan hukum dalam kasus ini diharapkan dapat memberikan pesan yang kuat bahwa tindakan korupsi dan pencucian uang tidak akan ditoleransi, dan setiap pelaku akan dihadapkan pada keadilan. Masyarakat pun menanti dengan harapan agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana serupa di masa mendatang.
(N/014)
ASAHAN Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melaksanakan pertemuan strategis bersama Bupati Asahan dan Direktur Utama Bank
PEMERINTAHAN
LANGKAT Momen Lebaran tahun ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat silaturahmi oleh zuriat Sultan Langkat. Mereka mengunjungi Sekreta
POLITIK
BINJAI Hadyan Haqqul Yaqin Siregar mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polres Binjai melalui Satuan Reserse Narkoba (Satres Narko
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Aceh menggelar Peusijuek Balee dan Halal Bi Halal (H
AGAMA
MANDAILING NATAL Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, menekankan pentingnya melestarikan tradisi lubuk larangan, yan
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Pengamat energi Komaidi Notonegoro menilai elektrifikasi rumah tangga dan transportasi melalui kompor listrik dan kendaraan list
EKONOMI
JAKARTA Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, berangkat ke Jepang dalam rangka memenuhi undangan Kaisar Naruhito. Kunjungan ini dijadwal
POLITIK
LOS ANGELES Ribuan orang turun ke jalan di pusat kota Los Angeles (LA), Amerika Serikat, dalam aksi protes besarbesaran bertajuk No Ki
INTERNASIONAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7, Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengaku dibujuk a
POLITIK
AUSTRALIA Warga di barat laut Australia dibuat ngeri ketika langit tibatiba berubah merah darah saat Siklon Narelle menerjang wilayah S
INTERNASIONAL