IKN –Penunjukan Bambang Susantono sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerja Sama Internasional Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mengemuka sebagai langkah signifikan dalam mendorong proyek megainfrastruktur tersebut ke tahap selanjutnya. Presiden Joko Widodo secara resmi menetapkan Susantono pada tanggal 11 Juni 2024 melalui Keputusan Presiden Nomor 39/M Tahun 2024. Dengan demikian, Susantono ditugaskan untuk memimpin upaya-upaya penting dalam memperkuat kerjasama internasional dan menggiatkan investasi di IKN.
Menurut Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, peran Susantono tidak terbatas pada memikat investasi asing saja. Dia juga diminta untuk mengawal proses ‘market sounding’ pembangunan IKN dalam pertemuan ekonomi internasional dan bilateral. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan proyek ini menjadi fokus perhatian global.
Keputusan ini datang setelah mundurnya Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe dari jabatan mereka sebagai ketua dan wakil ketua Otorita IKN. Posisi keduanya kini diisi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni sebagai pelaksana tugas. Perubahan ini menandai fase baru dalam pengelolaan IKN, dengan Susantono yang akan memainkan peran penting dalam menjalin kerja sama internasional untuk menggerakkan pembangunan proyek tersebut.
Tentu saja, langkah ini juga memunculkan berbagai pertanyaan tentang arah dan strategi yang akan diambil Susantono dalam menjalankan tugasnya. Bagaimana dia akan memobilisasi sumber daya dan mengelola kerjasama internasional untuk mendukung proyek IKN? Bagaimana perannya akan memengaruhi perkembangan proyek tersebut dalam jangka panjang? Ini semua menjadi pertanyaan penting yang akan menjadi fokus liputan dalam beberapa waktu ke depan.
Dalam konteks ini, para pemangku kepentingan dan masyarakat secara luas akan mengamati peran Susantono dengan seksama. Harapannya, langkah-langkahnya akan membawa IKN menuju tahap pembangunan yang lebih lanjut dan menjadikannya sebagai tonggak penting dalam transformasi infrastruktur Indonesia. Semua mata tertuju pada bagaimana Susantono akan menjalankan tugasnya, karena kesuksesan IKN tidak hanya menjadi cermin bagi pemerintah, tetapi juga sebagai simbol penting bagi masa depan pembangunan Indonesia.
(N/014)
Presiden Jokowi Tunjuk Bambang Susantono Untuk Tugas Baru?