Pengamat Soroti Program MBG Prabowo: Bagus, Tapi Terlalu Dipaksakan
JAKARTA Pengamat kebijakan publik M Gumarang menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintahan Prabo
NASIONAL
BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi yang disalurkan dalam rangka tradisi meugang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447H.
Bantuan ini diperuntukkan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, sebagai bagian dari perhatian Presiden terhadap masyarakat Aceh sekaligus dukungan terhadap pelestarian tradisi meugang yang telah lama mengakar di daerah tersebut.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengungkapkan bahwa bantuan sapi yang diberikan oleh Presiden Prabowo sangat berarti bagi masyarakat Aceh, terutama di tengah kondisi pascabencana.Baca Juga:
Menurutnya, pemberian bantuan ini bukan hanya sebagai dukungan terhadap tradisi meugang, tetapi juga sebagai bagian dari upaya untuk membantu pemulihan sosial masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan pasca bencana.
"Kami atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh rakyat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi simbol kepedulian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Aceh, khususnya mereka yang terdampak bencana hidrometeorologi," ujar Gubernur Mualem dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Selasa, 17 Maret 2026.
Bantuan ini juga menjadi langkah konkret dalam memperbaiki kondisi sosial masyarakat Aceh yang sedang dilanda bencana.
Dengan adanya sapi meugang, masyarakat terdampak dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan lebih bermakna, serta merasakan kebahagiaan meskipun dalam kondisi yang masih sulit.
Sementara itu, Wakil Gubernur Fadhlullah menyampaikan bahwa bantuan dari Presiden ini sangat membantu masyarakat Aceh, terutama di tengah tingginya inflasi yang mencapai 6,94% pada Februari 2026.
Salah satu penyumbang utama inflasi di Aceh adalah harga daging sapi, yang meningkat signifikan menjelang meugang.
Oleh karena itu, bantuan sapi untuk keperluan meugang sangat mendukung penurunan angka inflasi dan memberikan kelegaan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.
"Penyaluran sapi meugang ini sangat membantu masyarakat di tengah inflasi yang tinggi, terutama untuk komoditas daging sapi dan ayam. Bantuan ini menjadi bagian dari usaha bersama dalam meringankan beban masyarakat Aceh," kata Wakil Gubernur Fadhlullah.
Bantuan sapi ini telah disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh dengan total nilai mencapai Rp72.750.000.000.
JAKARTA Pengamat kebijakan publik M Gumarang menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintahan Prabo
NASIONAL
JAKARTA Pakar komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, menilai ketergantungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
POLITIK
Oleh Yudi LatifSAUDARAKU, di negeri yang lahir dari laut dan letusan gunung, angin membawa doa dari seribu bahasa, dan hujan jatuh seperti
OPINI
JAKARTA Harga batu bara dunia kembali menunjukkan penguatan di tengah dinamika pasar energi global yang masih dibayangi ketidakpastian g
EKONOMI
JEMBER Polemik anggota DPRD yang merokok saat rapat kembali menjadi sorotan publik setelah Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember, Moha
NASIONAL
BALIKPAPAN Polda Kalimantan Timur turut mengamankan seorang anggota polisi berinisial A yang merupakan anak buah Kasat Resnarkoba Polres
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono angkat bicara soal kebijakan biaya
EKONOMI
JAKARTA WhatsApp meluncurkan fitur baru bernama Obrolan Incognito dengan Meta AI, yang diklaim memungkinkan pengguna melakukan percakapa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai fenomena ayah dan anak yang samasama meraih suara signifikan di daerah p
POLITIK
JAKARTA Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, mengkritik Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7
PENDIDIKAN