BREAKING NEWS
Minggu, 17 Mei 2026

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Sapi Meugang untuk Aceh Terdampak Bencana, Gubernur dan Wagub Apresiasi Dukung Pemulihan dan Tekan Inflasi

T.Jamaluddin - Selasa, 17 Maret 2026 21:40 WIB
Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Sapi Meugang untuk Aceh Terdampak Bencana, Gubernur dan Wagub Apresiasi Dukung Pemulihan dan Tekan Inflasi
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), dan Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas bantuan sapi yang disalurkan dalam rangka tradisi meugang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447H.

Bantuan ini diperuntukkan bagi korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, sebagai bagian dari perhatian Presiden terhadap masyarakat Aceh sekaligus dukungan terhadap pelestarian tradisi meugang yang telah lama mengakar di daerah tersebut.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengungkapkan bahwa bantuan sapi yang diberikan oleh Presiden Prabowo sangat berarti bagi masyarakat Aceh, terutama di tengah kondisi pascabencana.

Baca Juga:

Menurutnya, pemberian bantuan ini bukan hanya sebagai dukungan terhadap tradisi meugang, tetapi juga sebagai bagian dari upaya untuk membantu pemulihan sosial masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan pasca bencana.

"Kami atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh rakyat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi simbol kepedulian Pemerintah Pusat terhadap masyarakat Aceh, khususnya mereka yang terdampak bencana hidrometeorologi," ujar Gubernur Mualem dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada Selasa, 17 Maret 2026.

Bantuan ini juga menjadi langkah konkret dalam memperbaiki kondisi sosial masyarakat Aceh yang sedang dilanda bencana.

Dengan adanya sapi meugang, masyarakat terdampak dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan lebih bermakna, serta merasakan kebahagiaan meskipun dalam kondisi yang masih sulit.

Sementara itu, Wakil Gubernur Fadhlullah menyampaikan bahwa bantuan dari Presiden ini sangat membantu masyarakat Aceh, terutama di tengah tingginya inflasi yang mencapai 6,94% pada Februari 2026.

Salah satu penyumbang utama inflasi di Aceh adalah harga daging sapi, yang meningkat signifikan menjelang meugang.

Oleh karena itu, bantuan sapi untuk keperluan meugang sangat mendukung penurunan angka inflasi dan memberikan kelegaan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi.


"Penyaluran sapi meugang ini sangat membantu masyarakat di tengah inflasi yang tinggi, terutama untuk komoditas daging sapi dan ayam. Bantuan ini menjadi bagian dari usaha bersama dalam meringankan beban masyarakat Aceh," kata Wakil Gubernur Fadhlullah.

Bantuan sapi ini telah disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh dengan total nilai mencapai Rp72.750.000.000.

Penyaluran dilakukan secara merata dengan alokasi bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan di setiap daerah terdampak bencana.

Beberapa daerah yang menerima bantuan ini antara lain Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Besar, hingga Kabupaten Simeulue yang turut mengalami dampak dari bencana hidrometeorologi.

"Di tengah bencana ini, kami berharap masyarakat dapat tetap merayakan Idul Fitri dengan penuh rasa syukur. Dengan bantuan sapi meugang, kami ingin memastikan kebahagiaan masyarakat Aceh tetap terjaga meskipun situasi yang sedang sulit," ujar Gubernur Mualem.

Gubernur Aceh juga mengungkapkan harapannya agar Presiden Prabowo Subianto dapat hadir di Aceh pada momentum Idul Fitri mendatang.

Kehadiran Presiden akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh dan menjadi simbol dukungan nyata dari Pemerintah Pusat terhadap Aceh, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan pascabencana.

Tradisi meugang, yang merupakan budaya khas Aceh, dilakukan dengan menyembelih dan mengonsumsi daging sapi bersama keluarga menjelang hari besar Islam seperti Ramadan, Hari Raya Idul Fitri, dan Idul Adha.

Meskipun kondisi bencana telah melanda beberapa wilayah, tradisi ini diharapkan tetap dapat dirayakan sebagai simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat bangkit bersama.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kombes Pol. Wahyu Prihatmaka Resmi Naik Pangkat Jadi Brigjen Pol, Terima Penghargaan Atas Dedikasi di Polda Aceh
Kapolda Aceh Pastikan Kesiapan Personel di Pos Pelayanan Operasi Ketupat Seulawah 2026 Demi Kelancaran Arus Mudik
Prabowo Perintahkan Evaluasi Menyeluruh Desain Kepegawaian Nasional, Fokus pada Sektor 3T
Bupati Tapsel Bersama IMI dan Gemira Sumut Salurkan Bantuan Ramadhan ke Warga Terdampak Bencana di Huntara Aek Garoga
Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN
Bentuk Hukum Anak-Cucu BUMN
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Baik-Buruk Indonesia

Baik-Buruk Indonesia

Oleh Yudi LatifSAUDARAKU, di negeri yang lahir dari laut dan letusan gunung, angin membawa doa dari seribu bahasa, dan hujan jatuh seperti

OPINI