Menko Polkam Tinjau Gudang Bulog Medan, Stok Beras Sumut Dipastikan Aman hingga 7 Bulan
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung Cadangan Beras Pemerintah (CBP)
EKONOMI
JAKARTA — Pengamat kebijakan publik M Gumarang menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintahan Prabowo Subianto merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.
Namun, ia mengingatkan pelaksanaan program tersebut saat ini dinilai terlalu tergesa-gesa dan belum didukung perencanaan yang matang.
"Program MBG itu bagus, namun pelaksanaannya seperti terlalu dipaksakan," kata Gumarang dalam keterangannya, Minggu, 17 Mei 2026.Baca Juga:
Menurut dia, program MBG sejatinya merupakan bentuk investasi modal manusia (human capital investment) yang manfaat ekonominya tidak bisa dirasakan secara instan.
Dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, kata dia, baru akan terlihat dalam jangka panjang ketika kualitas generasi muda meningkat secara signifikan.
Karena itu, ia menilai pemerintah tidak seharusnya berharap program tersebut langsung memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dalam waktu dekat.
"Program MBG merupakan investasi pembangunan kualitas generasi jangka panjang, sehingga tidak bisa diharapkan langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Gumarang menyoroti besarnya anggaran program MBG yang mencapai Rp335 triliun pada 2026.
Menurut dia, angka tersebut berpotensi menjadi beban besar bagi APBN apabila tidak diiringi dengan perencanaan yang tepat dan terukur.
Ia menilai pemerintah semestinya lebih dulu melakukan pemetaan menyeluruh terkait kondisi fiskal negara, tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, kondisi sosial ekonomi masyarakat, hingga faktor budaya sebelum program dijalankan secara masif.
Selain itu, Gumarang juga menyoroti potensi penyimpangan anggaran dalam program tersebut.
Ia menilai lemahnya sistem pengawasan serta persoalan integritas aparatur bisa menjadi risiko besar dalam pelaksanaan program dengan nilai anggaran yang sangat besar.
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meninjau langsung Cadangan Beras Pemerintah (CBP)
EKONOMI
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan pembangunan Sekolah
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Kemunculan buih putih menyerupai bongkahan salju yang memenuhi aliran Sungai Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten D
PERISTIWA
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan dengan penguatan signifikan. Pada penutupan sesi perdagang
EKONOMI
JAKARTA Pakar telematika Roy Suryo kembali mengajukan permohonan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya untuk menggugat penetapan diriny
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) resmi meluncurkan Program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan kehid
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan (nakes) dan ten
NASIONAL
MEDAN Harta kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim menjadi sorotan setelah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komi
NASIONAL
MEDAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim di Kantor Bupati Langkat serta kam
HUKUM DAN KRIMINAL