Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
DELI SERDANG – Kemunculan buih putih menyerupai bongkahan salju yang memenuhi aliran Sungai Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menghebohkan warga pesisir dan viral di media sosial. Menyikapi fenomena tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Deli Serdang langsung melakukan investigasi dengan mengambil sampel air sungai untuk mengungkap penyebabnya.
Kepala DLH Deli Serdang, Rio Laka Dewa, mengatakan pengambilan sampel dilakukan di beberapa titik sepanjang aliran sungai, mulai dari Desa Cinta Rakyat, Pematang Lalang hingga Desa Percut.
"Pengambilan sampel sudah dilakukan. Namun saat pemeriksaan, kondisi air sedang pasang sehingga hasil sementara menunjukkan kadar air masih dalam batas normal," kata Rio, Jumat (3/7/2026).
Baca Juga:
Meski demikian, DLH belum dapat menyimpulkan secara pasti sumber munculnya buih tersebut. Dugaan sementara mengarah pada aktivitas pembersihan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), namun lokasi asalnya masih dalam proses penelusuran.
"Indikasi awal memang mengarah ke proses pembersihan IPAL, tetapi kami belum bisa memastikan berasal dari mana," ujarnya.
Fenomena buih putih itu sebelumnya memicu keresahan warga. Selain menutupi permukaan sungai, masyarakat juga melaporkan banyak ikan ditemukan dalam kondisi mabuk setelah buih bercampur dengan air sungai.
Kepala Desa Percut, Asyhari Syah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan buih bahkan sempat menumpuk di sekitar kapal-kapal yang bersandar di kawasan pesisir.
Menurutnya, warga menduga buih berasal dari limbah industri di wilayah hulu sungai karena di Desa Percut sendiri tidak terdapat pabrik sabun maupun industri sejenis.
"Masyarakat menduga berasal dari hulu sungai. Di wilayah kami tidak ada pabrik sabun yang bisa menghasilkan buih seperti itu," katanya.
Asyhari berharap pemerintah segera mengungkap penyebab pasti kemunculan buih tersebut agar tidak kembali terulang dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Ia juga mengungkapkan kejadian serupa bukan pertama kali terjadi. Sekitar dua bulan lalu, fenomena yang sama sempat muncul di Sungai Percut dan menyebabkan banyak ikan ditemukan dalam kondisi lemas hingga mudah ditangkap warga.
Hingga kini, DLH Deli Serdang masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel air yang telah diambil untuk memastikan apakah fenomena tersebut berkaitan dengan pencemaran limbah atau faktor lainnya.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.