Untung Presidennya Prabowo Subianto
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
BANDA ACEH – Sebuah obrolan santai di warung kopi tanpa agenda khusus ternyata melahirkan organisasi sosial yang kini aktif melestarikan adat, budaya, dan kegiatan kemanusiaan masyarakat Aceh di Sumatera Utara. Organisasi tersebut dikenal dengan nama TAA Cang Panah (TAA CP) Sumut.
Penggagas TAA Cang Panah, H. Zulkifli Hamzah, mengatakan organisasi itu lahir secara spontan pada Oktober 2020 saat sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, ulama, dan perantau Aceh berkumpul di sebuah warung kopi di kawasan Ujung Jalan Setiabudi atau yang dikenal sebagai Titi Bobrok, Kota Medan.
"Awalnya hanya berkumpul melepas rindu sesama perantau sambil minum kopi dan berbincang. Dari obrolan sederhana itu muncul gagasan membentuk wadah untuk menjaga adat dan budaya Aceh di perantauan," ujar Zulkifli Hamzah kepada wartawan, baru-baru ini.Baca Juga:
Menurut pria yang akrab disapa Abu Tibore itu, nama Cang Panah dipilih karena organisasi tersebut lahir dari cerita-cerita ringan di warung kopi tanpa perencanaan sebelumnya. Nama tersebut kemudian disepakati seluruh tokoh yang hadir sebagai identitas organisasi.
Saat pembentukan, sejumlah tokoh Aceh turut memberikan dukungan, di antaranya Prof. Dr. H. Hasballah Thayeb, MA, Prof. Dr. Ir. H. Bustami Syam, serta berbagai tokoh masyarakat, pengusaha, dan pensiunan.
Tak membutuhkan waktu lama, kepengurusan organisasi pun langsung dibentuk secara spontan dengan struktur yang mengadopsi istilah adat Aceh.
Dalam struktur tersebut, jabatan Wali dipegang oleh H. Zulkifli Hamzah, Panglima dijabat Kompol (Purn) M. Hasan Yusuf, sementara posisi Keurani atau sekretaris sebelumnya dijabat almarhum Abdullah Amin dan kini sedang dalam proses pergantian.
Sementara jajaran Tuha Peut diisi oleh sejumlah tokoh, yakni Prof. Dr. H. Hasballah Thayeb, MA, Prof. Dr. Ir. H. Bustami Syam, H. Ahmad Basri, H. Rudi Rudolf, H. Mansoer Amin, serta H. Hasbi Mustafa.
Selama enam tahun berdiri, TAA CP Sumut terus memfokuskan kegiatan pada bidang sosial, keagamaan, pelestarian adat dan budaya, serta aksi kemanusiaan.
Organisasi tersebut juga aktif membantu penanganan bencana, pemulangan jenazah warga Aceh di perantauan menuju kampung halaman, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya yang melibatkan relawan secara sukarela.
Selain bergerak di tingkat lokal, TAA Cang Panah juga menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas masyarakat Aceh di luar negeri, termasuk SUBA Malaysia serta komunitas warga Aceh di Kampung Yan Keudah, Malaysia.
Menurut Zulkifli Hamzah, seluruh relawan yang tergabung dalam organisasi bekerja tanpa pamrih dengan semangat gotong royong dan keikhlasan.
Oleh Mayjen TNI (Purn) Dr. Saurip KadiBERANGKAT dari isi pidato tahunan didepan Sidang Paripurna MPR RI pada hari Jum&039at tanggal 14
OPINI
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi Indonesia
NASIONAL
BOGOR Suasana malam di Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berubah mer
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Soleman B. Ponto mendorong pemerintah dan DPR membentuk Pengadilan Maritim.
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJAB TIMUR Warga RT 17 RW 04, Kelurahan Perjuangan 1, Kecamatan Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menggelar turnamen lacak
NASIONAL
MEDAN Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan Arrahmaan Pane menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dar
PEMERINTAHAN
MEDAN Upacara penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di La
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai arah pembangunan yang disiapkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto u
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah prioritas untuk men
NASIONAL
JAKARTA Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggar
NASIONAL