BREAKING NEWS
Rabu, 22 April 2026

Mantan Presiden Ahmadinejad Mendaftar Sebagai Calon Presiden Iran, Membuka Babak Baru dalam Politik Iran

BITVonline.com - Minggu, 02 Juni 2024 10:11 WIB
Mantan Presiden Ahmadinejad Mendaftar Sebagai Calon Presiden Iran, Membuka Babak Baru dalam Politik Iran
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

IRAN -Mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad telah mengumumkan kembali kehadirannya di panggung politik Iran dengan mendaftarkan diri sebagai calon presiden untuk pemilihan yang akan diadakan pada 28 Juni mendatang. Langkah tersebut menandai pembukaan babak baru dalam politik Iran setelah kematian mendadak Presiden Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter pada 19 Mei lalu.

Dengan keyakinan bahwa segala masalah negara dapat diselesaikan dengan memanfaatkan kapasitas nasional secara maksimal, Ahmadinejad secara resmi mendaftar sebagai calon presiden di Kementerian Dalam Negeri Iran. Sebagai mantan presiden yang menjabat selama dua periode pada 2005-2013, Ahmadinejad telah mengalami masa kepemimpinan yang kontroversial, berselisih dengan negara-negara Barat terutama terkait program nuklir dan sikapnya terhadap Israel.

Kontroversi juga melingkupi Ahmadinejad selama masa kepemimpinannya, dengan pernyataan kontroversialnya mengenai Israel yang menyebut negara tersebut ditakdirkan untuk “dihapus dari peta” dan pandangan kontroversialnya tentang Holocaust. Kepemimpinannya juga diwarnai dengan protes massal yang memicu tindakan keras oleh rezim, menimbulkan kecaman internasional.

Pada pilpres sebelumnya, Ahmadinejad telah mencalonkan diri pada 2017 namun didiskualifikasi, dan kembali mencalonkan diri pada 2021 tetapi kembali didiskualifikasi. Namun, dengan kembali munculnya namanya dalam daftar calon presiden tahun ini, Ahmadinejad menandakan bahwa ambisi politiknya belum padam.

Pendaftaran pilpres Iran saat ini telah membuka panggung bagi tokoh-tokoh terkemuka lainnya untuk bersaing dalam pemilihan tersebut. Diantaranya adalah mantan ketua parlemen moderat Ali Larijani dan mantan negosiator nuklir ultrakonservatif Saeed Jalili. Dewan Wali dijadwalkan akan mengumumkan seluruh kandidat presiden pada 11 Juni setelah pemeriksaan yang cermat.

Dengan masuknya Ahmadinejad dalam daftar calon presiden, pemilihan presiden Iran menjadi semakin menarik dan penuh dengan tantangan. Dalam waktu dekat, dunia akan menyaksikan bagaimana politik Iran akan berkembang dengan kehadiran mantan presiden yang kontroversial ini dalam pertarungan politik.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru