Roy Suryo Heran Kasus Lama Kembali Diungkit, Tegaskan Perkara Sudah Inkrah
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mempertanyakan langkah ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar ya
POLITIK
MEDAN -Gubernur Sumatera Utara yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan periode 2024-2029 dihadapkan pada tantangan yang semakin berat. Hal ini terutama disebabkan oleh kondisi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur dan masyarakat yang memerlukan perbaikan, serta pemahaman yang kurang mendalam terhadap tugas dan fungsi sebagai kepala daerah atau wakil Kepala Daerah di wilayah Sumatera Utara.
Menurut Wakil Ketua DPW PKB Sumut, Drs. Syaiful Syafri MM, kondisi ini menjadi semakin rumit karena agenda Reformasi dan Otonomi Daerah, yang telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun, masih belum sepenuhnya terwujud. Para pemimpin cenderung terfokus pada kunjungan kerja dan pembangunan infrastruktur fisik, sementara tujuan utama dari perjuangan kemerdekaan RI, sebagaimana yang tertera dalam Pembukaan UUD 1945, masih jauh dari realisasi.
“Sementara itu keluarga korban melalui Teo membenarkan jika kedua belah pihak telah bersepakat damai. Saat ini mereka tengah berupaya memberikan prioritas sepenuhnya untuk kesembuhan Grace.” Masalah kemiskinan di Sumut diantaranya masih ada daerah yang menjadi tempat tinggal Komunitas Adat Terpencil (KAT) dimana masyarakat ini tinggal didaerah yg tidak memiliki sarana infrastruktur transportasi, penerangan, pendidikan, kesehatan, air bersih dan sarana informasi lainnya, karena 5 tahun terakhir tidak tersentuh oleh program pembangunan kesejahteraan sosial.
Sisi lain masih ada daerah Kabupaten yang tidak menghargai para perjuang dan perintis kemerdekaan 17 Agustus 1945, ini ditandai dengan tidak adanya Taman Makam Pahlawan (TMP) di daerah sehingga proses pendidikan untuk mendidik pelajar sejak usia dini tentang nilai kejuangan, nilai kesetiakawanan sosial semakin melemah.
Belum lagi 8 agenda perubahan yang merupakan agenda PKB untuk menjadi perhatian para Kepala Daerah yang diusung PKB seperti memperluas kesempatan berusaha dan membuka lapangan kerja, menjaga kelestarian lingkungan hidup dan ekosistem serta upah yang memadai untuk para pekerja.
Karenanya tugas Gubsu yang akan datang untuk mengatasi masalah sosial harus mampu membangun SDM masyarakat dan Pimpinan OPD yang memiliki kompetensi, dan paham Tupoksi Gubernur sesuai PP 33 tahun 2018 dan UU 23 tahun 2014 sebagai perwakilan Pemerintah Pusat, sehingga apa yang menjadi masalah dapat diatasi secara koordinasi dengan daerah.
Tidak seharusnya Gubernur mengangkat Pimpinan OPD yang mengabaikan Kompetensi dan berdampak kepada rendahnya hasil pertanian, perikanan, lemahnya UMKM, tingginya kemiskinan, Stunting, pengangguran dan kualitas pendidikan yang membawa dampak rendahnya pertumbuhan ekonomi dan yang menyedihkan, merawat infra struktur yang sudah baik saja tidak mampu.
Langkah Tindak LanjutUntuk menghadapi tantangan ini, calon Gubernur, Bupati, dan Walikota yang diusung oleh PKB diminta untuk melakukan perubahan dalam pembangunan, dengan memberikan prioritas pada kesejahteraan masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Ketum PKB H. Muhaimin Iskandar, yang menekankan perlunya perubahan fokus pembangunan menuju kesejahteraan masyarakat.
Khusus di Sumatera Utara, tugas Gubernur periode 2024-2029 semakin berat, mengingat berbagai masalah sosial yang masih harus diatasi. Dengan merujuk pada Reformasi dan Otonomi Daerah, Gubernur diharapkan mampu melakukan perubahan dalam pembangunan, termasuk dalam menanggulangi kemiskinan, stunting, pengangguran, dan masalah pendidikan yang masih menjadi tantangan.
KesimpulanTugas Gubernur Sumatera Utara periode 2024-2029 merupakan sebuah tantangan yang tidak ringan. Diperlukan upaya keras dalam memperbaiki kondisi SDM masyarakat dan Aparatur, serta implementasi yang lebih efektif dari prinsip-prinsip otonomi daerah. Hanya dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, Sumatera Utara dapat mencapai potensinya sebagai wilayah yang sejahtera dan berdaya saing tinggi.
(N/014)
JAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo mempertanyakan langkah ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar ya
POLITIK
MEDAN Pemadaman listrik berulang di sejumlah wilayah Sumut pasca blackout Sumatera 22 Mei 2026, menimbulkan pertanyaan serius. Terutama t
PERISTIWA
ASAHAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pemberantasan narkoba dengan mengerahkan patroli gabungan yang
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Atas nama Pemerintah Kota Tanjungbalai dan mewakili Bapak Wali Kota Tanjungbalai, saya menyampaikan ucapan selamat kepada sel
PENDIDIKAN
TANJUNGBALAI Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Darul Fikri menggelar Haflatul Ikhtitam atau prosesi kelulusan Angkatan ke XIV Tahun Ajar
PENDIDIKAN
TANJUNGBALAI Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri perpisahan dan pelepasan Siswa/i Kelas VI Tahun Pelajaran 2025
PENDIDIKAN
TANJUNGBALAI Plh Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina memimpin apel Patroli Gabungan Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di pintu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap penyelengga
OLAHRAGA
BANDA ACEH Sebanyak 11 calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) dinyatakan lulus Tes Kesehatan Tahap II dalam rangka seleksi p
PENDIDIKAN
BINJAI SELATAN Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni 2026 mendatang, Pimpinan Ke
POLITIK