Yusril Tegaskan Tak Ada Lagi Jalur Cepat Pengurusan ITAS dan ITAP WNA di Indonesia
JAKARTA Yusril Ihza Mahendra menegaskan saat ini tidak ada lagi jalur cepat dalam pengurusan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maupun Izin Ting
NASIONAL
JAKARTA -Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengumumkan langkah signifikan dalam merumuskan kembali kebijakan impor Indonesia melalui revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Dalam pertemuan dengan media di Pasar Palmerah, Jakarta Pusat pada Selasa (30/4/2024), Zulhas menyatakan bahwa kebijakan baru yang terwujud dalam Permendag Nomor 7 Tahun 2024 mengubah beberapa aspek penting terkait impor di negara ini.
Salah satu perubahan penting yang diungkapkan Zulhas adalah terkait impor barang kiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan impor barang pribadi. Kebijakan baru ini memberikan keleluasaan yang lebih besar bagi masyarakat dalam melakukan impor barang pribadi mereka tanpa batasan jumlah yang kaku. Menurut Zulhas, kebijakan ini kembali kepada aturan sebelumnya yang diatur dalam Permendag 25 Tahun 2022, yang memberikan fleksibilitas kepada konsumen untuk membeli barang pribadi sesuai kebutuhan mereka tanpa adanya pembatasan jumlah, dengan syarat membayar pajak yang berlaku.
“Dengan revisi ini, saudara dapat membeli barang pribadi sesuai kebutuhan tanpa batasan jumlah yang kaku, asalkan membayar pajak yang berlaku. Kebijakan ini memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk melakukan impor sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelas Zulhas.
Namun, Zulhas juga menegaskan bahwa ada pengecualian terkait barang-barang tertentu seperti komputer dan handphone yang memiliki implikasi keamanan dan regulasi khusus yang perlu diperhatikan.
Selain itu, perubahan signifikan juga terjadi pada aturan pembatasan impor barang (Lartas) yang sebelumnya memerlukan rekomendasi atau pertimbangan teknis dari kementerian dan lembaga terkait. Menurut Zulhas, aturan ini kini telah ditiadakan untuk mendorong efisiensi dalam proses impor.
“Ini adalah langkah penting dalam mendorong kemandirian ekonomi dan efisiensi dalam impor barang. Dengan menghapuskan aturan Lartas untuk beberapa bahan baku industri, seperti tepung terigu dan bahan baku lainnya, kita berharap dapat mengoptimalkan proses impor dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tambah Zulhas.
Revisi kebijakan impor ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif, memperkuat daya saing industri dalam negeri, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha serta konsumen terkait kebijakan impor yang diterapkan di Indonesia.
(N/014)
JAKARTA Yusril Ihza Mahendra menegaskan saat ini tidak ada lagi jalur cepat dalam pengurusan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) maupun Izin Ting
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh melalui Ditsamapta menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu di Kota Banda Aceh lewat program Juma
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta memeriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026 yang akan digelar pa
NASIONAL
JAKARTA Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian khusus kepada kiper Emil Audero usai kemenangan atas Oman dengan skor 3
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, hingga per
EKONOMI
MEDAN Pasangan suami istri (pasutri) ditemukan dalam kondisi tewas dan lemas di dalam mobil yang terparkir di Jalan Harapan Pasti, Kecamat
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah tercatat menembus level Rp 18.100 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global pada Jumat (5/6/2026) mal
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah seiring dengan koreksi tajam yang terjadi pada Indeks Harga
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mencapai Rp88,15 tril
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko KumHAM Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa
POLITIK