BREAKING NEWS
Rabu, 25 Maret 2026

Perubahan Drastis,Silangit Kehilangan Status Bandara Internasional

BITVonline.com - Selasa, 30 April 2024 02:42 WIB
Perubahan Drastis,Silangit Kehilangan Status Bandara Internasional
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI UTARA – Agustinus, seorang pejabat terkait penerbangan, mengungkapkan sebuah pembaharuan signifikan dalam perjalanan bandara di Indonesia. Dalam pernyataannya kepada media di Medan pada Senin (29/4/2024), Agustinus menyoroti perbedaan status internasional dan domestik bagi bandara di Indonesia yang tidak selaras dengan standar International Civil Aviation Organization (ICAO).

“Dalam standar pelayanan ICAO, perbedaan antara bandara internasional dan domestik tidak ada. Hanya di Indonesia yang membedakan keduanya, sedangkan di luar negeri tidak ada perbedaan, semuanya sama,” papar Agustinus.

Perbedaan tidak hanya terletak pada status bandara, namun juga pada standar Customs, Immigration, Quarantine (CIQ). Agustinus menyatakan bahwa untuk menyediakan layanan CIQ, biaya tambahan diperlukan jika sebuah bandara ingin dikategorikan sebagai bandara internasional.

Namun, dalam kajian terbaru, terungkap bahwa banyak bandara internasional di Indonesia yang minim penerbangan internasional. Dari 34 bandara internasional awal, hanya 17 yang mempertahankan statusnya. Bandara lainnya diturunkan statusnya menjadi domestik karena minimnya penerbangan internasional.

“Kita melihat bahwa penerbangan internasional hanya menguntungkan bandara di luar negeri. Mayoritas penerbangan dari bandara seperti Silangit hanya dilakukan oleh warga lokal yang berangkat ke luar negeri, yang pada akhirnya hanya menguntungkan bandara di luar negeri,” ungkap Agustinus.

Transformasi status bandara ini merupakan langkah strategis untuk melindungi dan mengoptimalkan penerbangan domestik. Agustinus menegaskan bahwa perubahan ini bertujuan untuk menghindari kerugian yang timbul akibat minimnya penerbangan domestik.

“Perubahan ini juga merupakan upaya untuk melindungi maskapai penerbangan domestik kita. Kita tidak ingin kehilangan potensi penumpang domestik yang seharusnya bisa ditangani oleh bandara domestik kita sendiri,” tambahnya.

Langkah-langkah ini tidak hanya mencerminkan komitmen untuk meningkatkan efisiensi dalam industri penerbangan, tetapi juga memastikan perlindungan terhadap ekosistem penerbangan domestik yang kian berkembang di Indonesia.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru