Ferdinand Hutahaean Curiga Dakwaan Jaksa Direkayasa agar Jokowi Tak Hadir di Sidang
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
JAKARTA— Pemerintah Indonesia mempercepat penyaluran bantuan untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera. Dalam langkah ini, bantuan akan diberikan secara bertahap tanpa menunggu seluruh proses pendataan selesai.
Tujuan percepatan ini adalah untuk memastikan bahwa masyarakat terdampak dapat segera menerima bantuan yang sangat dibutuhkan di tengah kesulitan pasca-bencana.
Muhammad Tito Karnavian, Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera, menjelaskan bahwa pencairan dana akan dilakukan segera setelah data yang ada tersedia.Baca Juga:
Ia menegaskan bahwa tidak perlu menunggu seluruh data terkumpul, melainkan bantuan langsung disalurkan berdasarkan data yang sudah tercatat.
"Bantuan akan disalurkan secara bertahap, bergelombang, karena jumlah penerima yang sangat besar dan tersebar di banyak daerah," ujar Tito dalam keterangan tertulisnya pada Rabu, 25 Maret 2026.
Menurut Tito, pemerintah telah menyiapkan skema bantuan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana tersebut.
Untuk rumah dengan kerusakan ringan, pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp15 juta, sedangkan untuk kerusakan sedang disalurkan Rp30 juta, dan untuk kerusakan berat bantuan mencapai Rp60 juta.
Selain bantuan perbaikan rumah, sejumlah dukungan lain juga telah disiapkan, antara lain bantuan perabot rumah tangga senilai Rp3 juta dan bantuan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga.
Tak hanya itu, warga terdampak juga akan menerima Jaminan Hidup (Jadup), berupa uang lauk pauk senilai Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan.
Tito menambahkan bahwa pemerintah pusat terus mendorong daerah-daerah yang belum mengajukan data warga terdampak untuk segera melakukannya.
Proses percepatan pendataan dan pengajuan ini dinilai sangat penting untuk memperlancar proses administrasi dan pencairan dana bantuan.
"Ada dua daerah yang hingga kini belum mengajukan data, dan kami terus mendorong mereka agar segera melaporkan," katanya.
JAKARTA Praktisi hukum Ferdinand Hutahaean mempertanyakan penyusunan dakwaan jaksa dalam perkara dugaan penyebaran informasi terkait ijaz
POLITIK
ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengakselerasi pemulihan ekonomi masy
EKONOMI
SIBOLGA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kota Sibolga untuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tujuh orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi yang menj
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memilih tidak memberikan komentar terkait temuan dugaan pemborosan anggaran Program Ma
NASIONAL
MEDAN Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono mengaku kini memiliki banyak pihak yang merasa terganggu sejak pemerintah menjalank
NASIONAL
MEDAN Lurah Paya Pasir, Syerly, menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya yang diduga mengejek seorang warga saat menyampaikan kelu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhny
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran uang dalam perkara suap yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (K
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan pembentukan Dewan Pengawas untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). D
NASIONAL