BREAKING NEWS
Rabu, 29 Juli 2026

Kursi Gubernur BI Jadi Sorotan, Airlangga Tegaskan Keputusan Ada di Tangan Prabowo

Dharma - Rabu, 29 Juli 2026 20:52 WIB
Kursi Gubernur BI Jadi Sorotan, Airlangga Tegaskan Keputusan Ada di Tangan Prabowo
Bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia. (Foto: ARIEF KAMALUDIN | KATADATA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu disampaikan menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur BI.

Airlangga mengatakan pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses penentuan calon Gubernur BI kepada Presiden. Menurutnya, siapa pun yang nantinya dipilih diharapkan mampu menjaga kesinambungan kebijakan moneter dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah.

"Ya kita serahkan ke Bapak Presiden," kata Airlangga kepada wartawan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:

Ia menilai Bank Indonesia telah memiliki sistem yang kuat sehingga pergantian pimpinan tidak akan mengganggu stabilitas kebijakan. Airlangga optimistis sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter akan tetap berjalan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kami percaya karena di BI kan sudah ada sistem. Jadi siapapun yang duduk di sana selama menjalankan sistem dan juga kerja sama baik fiskal-moneter itu akan baik untuk pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, dan menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Sejak Perry Warjiyo mengundurkan diri, posisi Gubernur Bank Indonesia untuk sementara dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara (Pjs) hingga pemerintah menetapkan gubernur definitif.

Di tengah proses tersebut, sejumlah nama mulai disebut masuk dalam bursa calon Gubernur BI. Di antaranya mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menanggapi isu tersebut, Purbaya mengaku belum mengetahui adanya pembahasan resmi terkait calon Gubernur BI. Ia juga menegaskan akan mengikuti keputusan pemerintah.

"Saya mah isu abadi, diisukan sana sini, nggak pernah jadi. Cuma di sini aja jadi Menteri Keuangan," ujar Purbaya.

Saat ditanya mengenai peluang dirinya menjadi calon Gubernur BI, Purbaya kembali menegaskan belum memperoleh informasi apa pun dan akan mengikuti keputusan Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo pada 25 Juli 2026. Pemerintah kini menyiapkan proses penunjukan Gubernur Bank Indonesia yang baru sesuai mekanisme yang berlaku.* (d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru