Kapolri Lakukan Rotasi Besar Polda Sumut, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besarbesaran di jajaran pejabat utama Polda Sumatera Utara. Sejumla
NASIONAL
JAKARTA -Maraknya berita tentang susunan Kabinet Prabowo-Gibran yang beredar di media sosial mendapat klarifikasi dari Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Sufmi Dasco Ahmad. Dasco menegaskan bahwa tidak ada satu pun versi susunan Kabinet yang beredar di media sosial yang dapat dianggap valid.
“Kami konfirmasi bahwa tidak ada satupun versi yang benar. Karena apa? karena penyusunan kabinet prosesnya belum dimulai,” tegas Dasco, menyampaikan bahwa proses penyusunan kabinet masih dalam tahap awal dan belum ada keputusan final terkait hal ini.
Berbagai versi susunan Kabinet Prabowo-Gibran yang beredar di media sosial dinilai sebagai aspirasi dari masyarakat, tetapi tidak memiliki validitas resmi dari tim Prabowo-Gibran. Dasco menekankan pentingnya agar masyarakat tidak bingung atau terpengaruh oleh berbagai versi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dalam konteks ini, komunikasi terkait penyusunan Kabinet Prabowo-Gibran masih terus dilakukan. Tim masih melakukan evaluasi terhadap portofolio dan pengkajian terhadap kementerian-kementerian yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa tim Prabowo-Gibran masih serius dalam mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menetapkan susunan kabinet yang akan diumumkan secara resmi.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, memberikan pandangannya terkait susunan Kabinet Prabowo-Gibran. Menurutnya, ada kecenderungan bahwa kabinet tersebut akan didominasi oleh perwakilan dari partai-partai pendukung koalisi, seperti Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PKB, Nasdem, dan partai-partai lain yang mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Jamil juga menyoroti bahwa kehadiran partai-partai pendukung ini di parlemen berpotensi menguatkan kekuatan pemerintahan di DPR RI, sementara partai oposisi mungkin akan menghadapi tantangan dalam memberikan check and balances yang efektif terhadap kebijakan pemerintah.
Pendapat ini memberikan gambaran bahwa susunan Kabinet Prabowo-Gibran tidak hanya berkaitan dengan konstitusi internal pemerintahan, tetapi juga dengan dinamika politik yang dapat memengaruhi arah kebijakan di masa mendatang.
Dengan demikian, pernyataan Dasco dan pandangan dari pengamat politik tersebut menjadi penegasan bahwa masyarakat perlu mengikuti informasi yang resmi dan menghindari spekulasi atau informasi yang belum terverifikasi secara jelas terkait susunan Kabinet Prabowo-Gibran.
(N/014)
MEDAN Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besarbesaran di jajaran pejabat utama Polda Sumatera Utara. Sejumla
NASIONAL
BATU BARA Sebagai upaya memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat serta mendukung kebutuhan dunia usaha, Bupati Batu Bara Dr. H. Baharu
PEMERINTAHAN
BATU BARA Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Kepala Desa
PEMERINTAHAN
LANGKAT, 26/6/2026 Peristiwa pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Kali
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Upaya Indonesia memperkuat posisi sebagai pusat keuangan global terus digenjot melalui pengembangan Pusat Finansial Internasiona
EKONOMI
BENER MERIAH Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke80, Polres Bener Meriah menggelar Open Turnamen Layanglayang Tunang Piala Kap
SENI DAN BUDAYA
CARACAS Korban tewas akibat gempa bumi besar yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Hingga laporan terbaru, sedikitnya 235 orang di
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap hasil penggeledahan di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Sel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Utara resmi mengeksekusi terpidana kasus pencemaran nama baik, Razman Arif Nasution, ke Lembag
NASIONAL
TANGERANG SELATAN Polres Metro Tangerang Selatan masih mendalami laporan yang diajukan pengacara Firdaus Oiwobo terhadap mantan Ketua BE
HUKUM DAN KRIMINAL