Danrem 011/Lilawangsa: Tahun Baru Islam Jadi Momentum Perkuat Mental dan Ketakwaan Prajurit
LHOKSEUMAWE Korem 011/Lilawangsa menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid AlFitrah Korem 011/Lilawangsa,
NASIONAL
JAKARTA –Kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura ke Indonesia menjadi sorotan utama dalam gelombang politik nasional, namun pernyataan mantan Gubernur Jawa Tengah dan kader PDIP, Ganjar Pranowo, tentang sikap politiknya yang akan berada di luar pemerintahan, juga mengundang perhatian yang mendalam dari kalangan politisi dan masyarakat.
Sikap Ganjar yang menegaskan untuk tetap berada di luar pemerintahan mengundang dukungan dari Ganjarian Spartan, sebuah kelompok relawan yang memiliki pandangan kritis terhadap dinamika politik dan kekuasaan. Dwi Kundoyo, Sekretaris Jenderal Ganjarian Spartan, menyatakan bahwa kehadiran elemen politik di luar pemerintahan merupakan hal yang penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan mencegah potensi politik kongkalikong yang merugikan.
Menurut Dwi Kundoyo, dalam kompetisi politik yang sehat, pihak yang kalah harus tetap berada di luar pemerintahan untuk menjalankan fungsi pengawasan dan kontrol terhadap kebijakan yang diambil oleh pihak yang menang. Hal ini penting untuk mencegah konsentrasi kekuasaan yang berlebihan dan potensi penyalahgunaan kekuasaan.
Pernyataan Ganjar juga diapresiasi sebagai sikap yang mulia dalam politik, yang menunjukkan bahwa kepentingan rakyat diutamakan di atas keinginan untuk mendapatkan posisi kekuasaan. Selain itu, sikap ini juga sejalan dengan pernyataan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang menegaskan bahwa PDIP juga akan berada di luar pemerintahan.
Namun, dalam konteks dinamika politik yang kompleks, sikap Ganjar dan PDIP untuk tetap di luar pemerintahan juga menjadi pertanyaan bagi beberapa pihak. Seberapa besar pengaruh dan kontrol yang dapat dilakukan oleh pihak yang berada di luar pemerintahan terhadap kebijakan yang diambil oleh pemerintah? Bagaimana memastikan bahwa pengawasan yang dilakukan benar-benar berjalan efektif tanpa mengganggu stabilitas dan efektivitas pemerintahan?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi diskusi menarik dalam konteks dinamika politik Indonesia yang terus berkembang. Melalui tagar #SikapPolitikGanjar dan #KontrolKekuasaan, masyarakat dapat terlibat dalam dialog yang konstruktif mengenai pentingnya pengawasan dan keseimbangan kekuasaan dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berdaya. Semoga sikap politik yang diambil oleh para pemimpin dapat memberikan manfaat yang nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.
(N/014)
LHOKSEUMAWE Korem 011/Lilawangsa menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid AlFitrah Korem 011/Lilawangsa,
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Fraksi Partai Gerindra di DPR RI menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gi
POLITIK
Oleh Marsda TNI Dr. Budhi AchmadiDI tengah meningkatnya kompleksitas ancaman global, peran militer tidak lagi dapat dipahami secara sempit
OPINI
JAKARTA Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) terus melaju cepat dan diprediksi menjadi salah satu
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Persoalan agraria dinilai masih menjadi tantangan besar dalam pembangunan nasional, meskipun pemerintah terus mendorong investas
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong percepatan penataan kawasan perkotaan serta peningkatan kualitas
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) membantah isu yang menyebut pemerintah melakukan pengondisian terhadap
NASIONAL
MEDAN Nama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menjadi sorotan setelah dimintai keterangan oleh penyidik Asisten Tindak Pidana
SOSOK
BATAM Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) akan menyelenggarakan The 1st International Conference on The Strait of M
NASIONAL