Butuh Modal Rp500 Juta? Ini Simulasi Angsuran KUR BNI 2026, Cicilan hingga 5 Tahun
JAKARTA Simulasi tabel angsuran KUR BNI 2026 dengan plafon Rp500 juta dan tenor 15 tahun menarik diketahui pelaku Usaha Mikro, Kecil, d
EKONOMI
BOGOR – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengangkat isu penting tentang praktik yang tidak sehat dalam promosi dan pemberian penghargaan di berbagai sektor di Indonesia. Dalam pidato yang disampaikan di acara wisuda Universitas Pertahanan (Unhan), Prabowo menyoroti fenomena yang sering disebut sebagai ‘koncoisme’ dan pengaruh ‘koneksi’ dalam proses pengambilan keputusan.
Koncoisme, sebagaimana diungkapkan oleh Prabowo, merujuk pada kecenderungan untuk memberikan preferensi atau keuntungan kepada individu berdasarkan hubungan pribadi atau jaringan sosial mereka, bukan berdasarkan pada prestasi atau kompetensi yang sesungguhnya. Hal ini menciptakan ketidakadilan dalam kesempatan dan pengakuan atas prestasi, serta dapat menghambat perkembangan individu yang berbakat namun tidak memiliki koneksi yang kuat.
Prabowo juga menyoroti faktor ‘koneksi’, yang menempatkan individu pada posisi unggulan atau mendapatkan penghargaan berdasarkan hubungan atau hubungan politik mereka, bukan berdasarkan kualifikasi atau pencapaian yang sebenarnya. Ini menimbulkan keraguan akan keadilan dan integritas dalam proses pengambilan keputusan, serta merugikan individu yang tidak memiliki akses ke jaringan politik atau hubungan yang kuat.
Dalam konteks ini, Prabowo memuji Unhan karena menerapkan prinsip meritokrasi, yang memberikan penghargaan dan promosi berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan prestasi yang sesungguhnya. Meritokrasi adalah prinsip yang menghargai kemampuan dan pencapaian seseorang sebagai faktor utama dalam menentukan posisi atau penghargaan yang diberikan, bukan hubungan personal atau politik.
Prabowo menegaskan pentingnya mempertahankan dan mengembangkan budaya meritokrasi di Unhan dan sektor lainnya sebagai landasan untuk menciptakan lingkungan yang adil dan berprestasi. Dengan meritokrasi, individu yang berbakat dan berkompeten memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi dan sukses, tanpa terpengaruh oleh faktor-faktor eksternal seperti koneksi politik atau hubungan pribadi.
Dalam wawancaranya, Prabowo menekankan bahwa meritokrasi bukan hanya prinsip yang adil, tetapi juga merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas organisasi serta memastikan penggunaan sumber daya manusia yang optimal. Dia menegaskan pentingnya memerangi koncoisme dan faktor koneksi dalam upaya mewujudkan sistem yang transparan, efisien, dan berkualitas di berbagai sektor kehidupan nasional.
Pada akhirnya, Prabowo menyerukan untuk menjadikan meritokrasi sebagai fondasi utama dalam pembangunan individu dan bangsa, sehingga dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas, kompeten, dan mampu membawa kemajuan bagi Indonesia.
(A/08)
JAKARTA Simulasi tabel angsuran KUR BNI 2026 dengan plafon Rp500 juta dan tenor 15 tahun menarik diketahui pelaku Usaha Mikro, Kecil, d
EKONOMI
JAKARTA Doa Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina &039adzaban nar tentu sudah tidak asing bagi umat Islam. D
AGAMA
SUMATERA UTARA Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerintah Kota Tanjung
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H. Mustafa BS Rokan sekaligus Pameran
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima kunjungan Tim Monitoring Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PK
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menerima audiensi pengurus GPdI (Gereja Pantekosta di Indonesia) di ling
PEMERINTAHAN
BATAM Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Reg
PEMERINTAHAN
JAKARTA TIMUR Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima Tanda Penghargaan Lencana Melati dari Ketua Kwartir Nasional (
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Asahan Tahun 2026. P
PEMERINTAHAN