BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

Tanya Soal Wadas ke Ganjar, Mahasiswa UMJ Mengaku Dicekik Pria Misterius

BITVonline.com - Jumat, 24 November 2023 06:29 WIB
Tanya Soal Wadas ke Ganjar, Mahasiswa UMJ Mengaku Dicekik Pria Misterius
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jakarta-Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Satria Julian mengaku diintimidasi ditarik dan dicekik pria misterius ketika menanyakan soal kasus Wadas di Jawa Tengah Kepada Pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

 

Setelah menggelar dialog, Ganjar Pranowo meninggalkan lokasi dengan cepat dan masuk ke dalam mobilnya. Satria Julian, seorang mahasiswa UMJ, yang ingin mengajukan pertanyaan terkait kasus Wadas, merasa tidak puas karena tidak mendapatkan kesempatan bertanya. Ia kemudian mengejar Ganjar untuk menanyakan masalah tersebut, namun malah menjadi korban intimidasi.

https://youtu.be/VRxq1G7XW98?si=ZcF0-iCC_0i3c6oF

Satria menceritakan bahwa ia ditarik dan dicekik oleh seorang pria misterius yang tidak dikenal. Kejadian ini menunjukkan ketegangan yang terjadi di antara peserta dialog dan kelompok mahasiswa yang menginginkan jawaban terkait isu Wadas. Satria menyampaikan bahwa pertanyaannya terkait kasus penambangan batuan andesit di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, yang melibatkan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia.

 

Mahasiswa lain, Mochamad Balda, juga menghadapi kendala serupa. Balda, yang berencana menyatakan sikap dan meminta klarifikasi dari Ganjar Pranowo tentang kasus Korupsi E-KTP, mengaku diusir dari lokasi uji publik oleh seorang dosen. Balda juga ingin menanyakan dokumen Pakta Integritas Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso yang viral di media sosial, di mana Yan menyatakan siap memperjuangkan kemenangan pasangan Ganjar-Mahfud di Kabupaten Sorong pada Pilpres 2024.

 

Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya memunculkan ketegangan di antara peserta dialog, tetapi juga mengekspos potensi kontroversi dan pertentangan yang mungkin muncul terkait isu-isu tersebut. Kericuhan dan intimidasi terhadap mahasiswa menyoroti pentingnya ruang dialog terbuka dan penghormatan terhadap kebebasan berekspresi dalam proses demokrasi, sambil menunjukkan bahwa isu-isu krusial seperti kasus Wadas dan korupsi E-KTP masih menjadi sorotan masyarakat.

(Ayu lestari)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru